وَنَادَىٰ أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ ۚ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْكَافِرِينَ
Dan para penghuni api menyeru para penghuni taman, “Tuangkanlah kepada kami sedikit air, atau dari apa yang Allah rezekikan kepada kalian.” Mereka berkata, “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya atas orang-orang yang kufur,”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَنَادَىٰ أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُwa-naadaa ashaabu n-naari ashaaba l-jannati an afiiduu alaynaa mina l-maa'i aw mimmaa razaqakumu llaahudan para penghuni api menyeru para penghuni taman, tuangkanlah kepada kami sedikit air, atau dari apa yang Allah rezekikan kepada kalian
- قَالُوا إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْكَافِرِينَqaaluu inna llaaha harramahumaa alaa l-kaafiriinamereka berkata, sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya atas orang-orang yang kufur
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar n-d-w, s-h-b, n-w-r, j-n-n, f-y-d, m-w-h, r-z-q, a-l-h, q-w-l, h-r-m, k-f-r): afiiduu diterjemahkan 'tuangkanlah' (akar f-y-d); harrama diterjemahkan 'mengharamkan' (akar h-r-m). gloss '(sedikit)/(air dan rezeki)' dibuang.
Aplikasi
Permintaan pertolongan dasar (air, rezeki) dari penghuni neraka kepada penghuni surga dijawab dengan penolakan tegas: 'Allah telah mengharamkan keduanya atas orang-orang kafir', sebuah batas final yang tidak lagi bisa dinegosiasikan setelah momen tertentu terlewati. Konkretnya: ada titik dalam hidup di mana permintaan bantuan/kesempatan kedua tidak lagi bisa dipenuhi karena keputusan-keputusan sebelumnya sudah menetapkan batasnya, kesadaran bahwa beberapa pintu benar-benar tertutup permanen (bukan sekadar sulit) mendorong keseriusan bertindak sebelum batas itu tercapai.