وَنَادَىٰ أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ ۚ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْكَافِرِينَ
Dan para penghuni api menyeru para penghuni taman, “Tuangkanlah kepada kami sedikit air, atau dari apa yang Allah rezekikan kepada kalian.” Mereka berkata, “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya atas orang-orang yang kufur,”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَنَادَىٰ أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُwa-naadaa ash-haabu n-naari ashaaba l-jannati an afiidhuu 'alaynaa mina l-maa'i aw mimmaa razaqakumu llaahudan para penghuni api menyeru para penghuni taman, tuangkanlah kepada kami sedikit air, atau dari apa yang Allah rezekikan kepada kalian
- قَالُوا إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْكَافِرِينَqaaluu inna llaaha harramahumaa 'alaa l-kaafiriinamereka berkata, sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya atas orang-orang yang kufur
Terjemahan per kata (20 kata)
- وَنَادَىٰwa-naadaadan menyeru
- أَصْحَابُash-haabupenghuni
- النَّارِn-naariapi
- أَصْحَابَashaabagolongan
- الْجَنَّةِl-jannatitaman
- أَنْanyaitu
- أَفِيضُواafiidhuulimpahkanlah kalian
- عَلَيْنَا'alaynaaatas kami
- مِنَminadari
- الْمَاءِl-maa'iair
- أَوْawatau
- مِمَّاmimmaadari apa yang
- رَزَقَكُمُrazaqakumumemberi kalian rezeki
- اللَّهُllaahuAllah
- قَالُواqaaluumereka berkata
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- حَرَّمَهُمَاharramahumaamengharamkan keduanya
- عَلَى'alaaatas
- الْكَافِرِينَl-kaafiriinaorang-orang yang kufur
Inti bacaan
Permintaan pertolongan dasar (air, rezeki) dari penghuni neraka kepada penghuni surga dijawab dengan penolakan tegas: 'Allah telah mengharamkan keduanya atas orang-orang kafir', sebuah batas final yang tidak lagi bisa dinegosiasikan setelah momen tertentu terlewati. Konkretnya: ada titik dalam hidup di mana permintaan bantuan/kesempatan kedua tidak lagi bisa dipenuhi karena keputusan-keputusan sebelumnya sudah menetapkan batasnya, kesadaran bahwa beberapa pintu benar-benar tertutup permanen (bukan sekadar sulit) mendorong keseriusan bertindak sebelum batas itu tercapai.
Tafsiran
Ayat ini menutup pericope al-A'raf dengan permohonan putus asa penghuni api kepada penghuni taman: ditolak karena air dan rezeki taman diharamkan bagi orang-orang yang kufur.
Renungan dan Hikmah
- Permintaan yang Allah rekam sekecil sedikit air. Bukan pembebasan. Yang paling diingat pada keadaan sesulit itu justru hal yang paling sederhana.
- Kalimat mereka mengakui sendiri bahwa itu rezeki dari Allah. Pengakuan datang dari pihak yang dahulu mengingkari. Kebenaran yang ditolak seumur hidup akhirnya diucapkan sebagai hal yang biasa.
- Jawabannya menyebut Allah mengharamkan keduanya atas orang-orang yang kufur. Air dan rezeki sekaligus. Yang tertutup bukan satu pintu, melainkan keduanya yang tadi disebut.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-d-w, s-h-b, n-w-r, j-n-n, f-y-d, m-w-h, r-z-q, a-l-h, q-w-l, h-r-m, k-f-r): afiiduu diterjemahkan 'tuangkanlah' (akar f-y-d); harrama diterjemahkan 'mengharamkan' (akar h-r-m). gloss '(sedikit)/(air dan rezeki)' dibuang.