وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ
Dan janganlah kalian berbuat kerusakan di bumi setelah diperbaiki, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah dekat dari orang-orang yang berbuat kebaikan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًاwa-laa tufsiduu fii l-ardi ba'da islaahihaa wa-d'uuhu khawfan wa-tama'andan janganlah kalian berbuat kerusakan di bumi setelah diperbaiki, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap
- إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَinna rahmata llaahi qariibun mina l-muhsiniinasesungguhnya rahmat Allah dekat dari orang-orang yang berbuat kebaikan
Aplikasi
Larangan 'berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik' mengandaikan kondisi awal yang sudah baik (bukan netral), kerusakan adalah kemunduran dari keteraturan yang sudah ada, bukan sekadar pilihan netral. Konkretnya: menyadari bahwa banyak sistem (lingkungan, hubungan, institusi) yang diwarisi sudah berada dalam kondisi yang cukup baik berkat usaha sebelumnya membantu menghargai tanggung jawab menjaganya, merusak sesuatu yang sudah baik adalah kemunduran aktif, bukan sekadar 'tidak melakukan apa-apa'.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kamu” diterjemahkan “kalian”. sebagian penerjemah: 'So work not corruption in the land after its right ordering. And call to Him in fear and hope; the mercy of God is near to the doers of good.' Corpus ayat ini: «raHomata, tanpa-al».