وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ
Dan janganlah kalian berbuat kerusakan di bumi setelah diperbaiki, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah dekat dari orang-orang yang berbuat kebaikan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًاwa-laa tufsiduu fii l-ardhi ba'da ishlaahihaa wa-d'uuhu khawfan wa-thama'andan janganlah kalian berbuat kerusakan di bumi setelah diperbaiki, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap
- إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَinna rahmata llaahi qariibun mina l-muhsiniinasesungguhnya rahmat Allah dekat dari orang-orang yang berbuat kebaikan
Terjemahan per kata (15 kata)
- وَلَاwa-laadan janganlah
- تُفْسِدُواtufsiduukalian berbuat kerusakan
- فِيfiidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- بَعْدَba'dasesudah
- إِصْلَاحِهَاishlaahihaaperbaikannya
- وَادْعُوهُwa-d'uuhudan serulah Dia
- خَوْفًاkhawfandengan rasa takut
- وَطَمَعًاwa-thama'andan penuh harap
- إِنَّinnasesungguhnya
- رَحْمَتَrahmatarahmat
- اللَّهِllaahiAllah
- قَرِيبٌqariibunyang dekat
- مِنَminadari
- الْمُحْسِنِينَl-muhsiniinaorang-orang yang berbuat kebaikan
Inti bacaan
Larangan 'berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik' mengandaikan kondisi awal yang sudah baik (bukan netral), kerusakan adalah kemunduran dari keteraturan yang sudah ada, bukan sekadar pilihan netral. Konkretnya: menyadari bahwa banyak sistem (lingkungan, hubungan, institusi) yang diwarisi sudah berada dalam kondisi yang cukup baik berkat usaha sebelumnya membantu menghargai tanggung jawab menjaganya, merusak sesuatu yang sudah baik adalah kemunduran aktif, bukan sekadar 'tidak melakukan apa-apa'.
Tafsiran
Ayat ini menyerukan menjaga kelestarian bumi yang telah diperbaiki, disertai doa yang menyeimbangkan rasa takut dan harap.
Renungan dan Hikmah
- Allah melarang berbuat kerusakan setelah bumi diperbaiki. Frasa setelah diperbaiki disisipkan. Yang memberatkan bukan kerusakannya, melainkan bahwa ia merusak yang sudah dibenahi.
- Cara berdoa yang Dia sebut: dengan rasa takut dan penuh harap. Dua rasa berlawanan. Yang berdoa tidak diminta memilih salah satu.
- Penutupnya menyebut rahmat-Nya dekat dari orang-orang yang berbuat kebaikan. Kata dekat dipakai. Jaraknya diukur dari perbuatan, bukan dari permintaan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kamu” diterjemahkan “kalian”. Dalam ayat ini, 'rahmah' tanpa kata sandang al-.