وَالْبَلَدُ الطَّيِّبُ يَخْرُجُ نَبَاتُهُ بِإِذْنِ رَبِّهِ ۖ وَالَّذِي خَبُثَ لَا يَخْرُجُ إِلَّا نَكِدًا ۚ كَذَٰلِكَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَشْكُرُونَ
Dan tanah yang baik, tanamannya tumbuh dengan izin Tuhannya; dan yang buruk, tidak tumbuh kecuali merana. Demikianlah Kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda bagi kaum yang bersyukur.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَالْبَلَدُ الطَّيِّبُ يَخْرُجُ نَبَاتُهُ بِإِذْنِ رَبِّهِwa-l-baladu th-thayyibu yakhruju nabaatuhu bi-idzni rabbihidan tanah yang baik, tanamannya tumbuh dengan izin Tuhannya
- وَالَّذِي خَبُثَ لَا يَخْرُجُ إِلَّا نَكِدًاwa-lladzii khabutsa laa yakhruju illaa nakidandan yang buruk, tidak tumbuh kecuali merana
- كَذَٰلِكَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَشْكُرُونَka-dzaalika nusharrifu l-aayaati li-qawmin yasykuruunademikianlah Kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda bagi kaum yang bersyukur
Terjemahan per kata (17 kata)
- وَالْبَلَدُwa-l-baladudan negeri
- الطَّيِّبُth-thayyibuyang baik
- يَخْرُجُyakhrujukeluar
- نَبَاتُهُnabaatuhutumbuhannya
- بِإِذْنِbi-idznidengan izin
- رَبِّهِrabbihiTuhannya
- وَالَّذِيwa-lladziidan yang
- خَبُثَkhabutsaburuk
- لَاlaatidak
- يَخْرُجُyakhrujukeluar
- إِلَّاillaakecuali
- نَكِدًاnakidanmerana
- كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
- نُصَرِّفُnusharrifuKami menjelaskan berulang
- الْآيَاتِl-aayaatitanda-tanda
- لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
- يَشْكُرُونَyasykuruunamereka bersyukur
Inti bacaan
Tanah subur menumbuhkan tanaman dengan baik, tanah tidak subur hanya menghasilkan pertumbuhan merana, dari hujan (input) yang sama, hasil yang berbeda tergantung kualitas tanah yang menerimanya. Konkretnya: input yang sama (nasihat, kesempatan, pendidikan) menghasilkan hasil yang sangat berbeda tergantung kesiapan/kualitas penerima menampungnya, memperhatikan dan merawat 'kualitas tanah' diri sendiri (kesiapan hati dan pikiran menerima kebaikan) sama pentingnya dengan mengharapkan input yang baik itu sendiri.
Tafsiran
Ayat ini memberi perumpamaan lain: hasil tanah yang baik dan buruk mencerminkan penerimaan hati manusia terhadap petunjuk yang sama.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut tanah yang baik tumbuh dengan izin Tuhannya, dan yang buruk merana. Hujannya satu. Yang membedakan hasil bukan yang turun, melainkan yang menerimanya.
- Bahkan pada tanah yang baik, Dia menyisipkan dengan izin Tuhannya. Bukan otomatis. Mutu tanah pun tak cukup tanpa yang mengizinkan.
- Penerimanya disebut kaum yang bersyukur. Bukan yang berilmu. Perumpamaan tentang tanah dan hujan ditujukan kepada yang mengenali pemberian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kebesaran” DIBUANG. aayah: konsisten dgn 353 ayat 'tanda' di DB; kegoyahan terjemahan lain (mis. 6:37 'bukti (mukjizat)') = QS 4:82 menangkap terjemahan, bukan Qur'an. Dalam ayat ini, 'aayah' bertakrif (memakai kata sandang al-). aayah diterjemahkan 'tanda' TANPA pengecualian: satu lema utk 353 ayat (corpus); tambahan '(kebesaran)/(kekuasaan)' bukan bagian teks.