أَوَعَجِبْتُمْ أَنْ جَاءَكُمْ ذِكْرٌ مِنْ رَبِّكُمْ عَلَىٰ رَجُلٍ مِنْكُمْ لِيُنْذِرَكُمْ وَلِتَتَّقُوا وَلَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Apakah kalian heran bahwa telah datang kepada kalian peringatan dari Tuhan kalian, kepada seorang laki-laki dari golongan kalian, agar dia memberi peringatan kepada kalian, dan agar kalian bertakwa, dan agar kalian dirahmati?”

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. أَوَعَجِبْتُمْ أَنْ جَاءَكُمْ ذِكْرٌ مِنْ رَبِّكُمْ عَلَىٰ رَجُلٍ مِنْكُمْ لِيُنْذِرَكُمْ وَلِتَتَّقُوا وَلَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَa-wa-'ajibtum an jaa'akum dzikrun min rabbikum 'alaa rajulin minkum li-yundzirakum wa-li-tattaquu wa-la'allakum turhamuunaapakah kalian heran bahwa telah datang kepada kalian peringatan dari Tuhan kalian, kepada seorang laki-laki dari golongan kalian, agar dia memberi peringatan kepada kalian, dan agar kalian bertakwa, dan agar kalian dirahmati

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. أَوَعَجِبْتُمْa-wa-'ajibtumapakah kalian heran
  2. أَنْanbahwa
  3. جَاءَكُمْjaa'akumdatang kepada kalian
  4. ذِكْرٌdzikrunperingatan
  5. مِنْmindari
  6. رَبِّكُمْrabbikumTuhan kalian
  7. عَلَىٰ'alaaatas
  8. رَجُلٍrajulinseorang lelaki
  9. مِنْكُمْminkumdari kalian
  10. لِيُنْذِرَكُمْli-yundzirakumuntuk memperingatkan kalian
  11. وَلِتَتَّقُواwa-li-tattaquudan agar kalian bertakwa
  12. وَلَعَلَّكُمْwa-la'allakumdan agar kalian
  13. تُرْحَمُونَturhamuunakalian dirahmati

Inti bacaan

Keheranan kaum Nuh justru pada hal yang sederhana: peringatan datang lewat 'seorang laki-laki dari golongan kalian', kewajaran/kedekatan pembawa pesan dijadikan alasan meragukan, bukan kekaguman. Konkretnya: kebenaran atau nasihat berharga sering datang dari orang biasa di sekitar (bukan hanya figur yang dianggap istimewa/jauh), jangan meremehkan pesan penting hanya karena datang dari sumber yang tampak 'biasa saja' atau familiar, kedekatan bukan alasan sah untuk mengabaikannya.

Tafsiran

Ayat ini menyingkap keheranan kaum Nuh atas datangnya peringatan lewat sesama manusia biasa dari kalangan mereka sendiri: pola yang akan berulang pada tiap kaum dan tiap rasul dalam pericope ini.

Renungan dan Hikmah

  • Keheranan atas rasul 'sesama manusia biasa' (rajulin minkum) adalah pola berulang dalam kisah para nabi di pericope ini, akan muncul lagi pada Hud, Salih, Syu'aib.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kamu” diterjemahkan “kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”; “Tuhanmu” diterjemahkan “Tuhan kalian”; “kepadamu,” diterjemahkan “kepada kalian,”; “kamu” diterjemahkan “kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”. Dalam ayat ini, 'rahima' tanpa kata sandang al-. verba rahima diterjemahkan keluarga 'merahmati/memberi rahmat' (sejalan raahimiin diterjemahkan 'pemberi rahmat', kata terjemahan lain SENDIRI di 23:109).