وَإِلَىٰ عَادٍ أَخَاهُمْ هُودًا ۗ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۚ أَفَلَا تَتَّقُونَ

Dan kepada Ad, Kami utus saudara mereka, Hud. Ia berkata, “Wahai kaumku, sembahlah Allah; tidak ada tuhan bagi kalian selain Dia; tidakkah kalian bertakwa?”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَإِلَىٰ عَادٍ أَخَاهُمْ هُودًاwa-ilaa 'aadin akhaahum huudandan kepada Ad, Kami utus saudara mereka, Hud
  2. قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُqaala yaa qawmi 'buduu llaaha maa lakum min ilaahin ghayruhuia berkata, wahai kaumku, sembahlah Allah, tidak ada tuhan bagi kalian selain Dia
  3. أَفَلَا تَتَّقُونَa-fa-laa tattaquunatidakkah kalian bertakwa

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. وَإِلَىٰwa-ilaadan kepada
  2. عَادٍ'aadinyang melampaui batas
  3. أَخَاهُمْakhaahumsaudara mereka
  4. هُودًاhuudanHud
  5. قَالَqaalaberkata
  6. يَاyaawahai
  7. قَوْمِqawmikaumku
  8. اعْبُدُوا'buduumengabdilah kalian
  9. اللَّهَllaahaAllah
  10. مَاmaatidak ada
  11. لَكُمْlakumbagi kalian
  12. مِنْmindari
  13. إِلَٰهٍilaahintuhan
  14. غَيْرُهُghayruhuselain Dia
  15. أَفَلَاa-fa-laamaka tidakkah
  16. تَتَّقُونَtattaquunabertakwa

Inti bacaan

Pola yang sama diulang untuk kaum 'Ad seperti kaum Nuh, rasul yang diutus adalah 'saudara mereka', bukan orang luar, sekali lagi menegaskan bahwa pesan penting disampaikan lewat orang yang benar-benar bagian dari komunitas yang dituju. Konkretnya: pengulangan pola ini di berbagai kisah menegaskan sebuah prinsip yang bisa diterapkan luas, perubahan yang bermakna dalam sebuah komunitas biasanya lebih efektif digerakkan dari dalam (oleh orang yang dikenal dan dipercaya) daripada dipaksakan oleh pihak luar yang tidak punya ikatan.

Tafsiran

Kisah kedua dalam pericope ini: Hud diutus kepada kaum Ad dengan seruan tauhid yang identik dengan seruan Nuh, pola pengulangan yang menegaskan kesatuan pesan semua rasul.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Hud membuka dengan kalimat yang sama seperti Nuh: sembahlah Allah, tidak ada tuhan bagi kalian selain Dia. Persis. Zaman berganti, pokoknya tidak.
  • Yang berbeda dari Nuh cuma penutupnya: tidakkah kalian bertakwa. Berupa pertanyaan. Isi yang sama disampaikan dengan bentuk yang menyesuaikan pendengarnya.
  • Allah menyebut Hud saudara mereka. Bukan orang asing. Yang menegur berdiri di dalam, dan itu bagian dari mengapa tegurannya berhak didengar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar '-w-d, a-kh-w, h-w-d, q-w-l, q-w-m, '-b-d, a-l-h, gh-y-r, w-q-y): u'buduu diterjemahkan 'sembahlah' (akar '-b-d); ilaah diterjemahkan 'tuhan' (dijaga harfiah). gloss '(Kami telah mengutus)/(kaum)' dibuang.