وَإِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَالِحًا ۗ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۖ قَدْ جَاءَتْكُمْ بَيِّنَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ ۖ هَٰذِهِ نَاقَةُ اللَّهِ لَكُمْ آيَةً ۖ فَذَرُوهَا تَأْكُلْ فِي أَرْضِ اللَّهِ ۖ وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Dan kepada Tsamud, Kami utus saudara mereka, Saleh. Ia berkata, “Wahai kaumku, sembahlah Allah; tidak ada tuhan bagi kalian selain Dia. Sungguh, telah datang kepada kalian bukti yang nyata dari Tuhan kalian. Ini unta betina Allah untuk kalian sebagai tanda. Maka biarkanlah ia makan di bumi Allah, dan janganlah kalian sentuh ia dengan keburukan, sehingga kalian ditimpa azab yang pedih.

Terjemahan bertahap (6 jeda)

  1. وَإِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَالِحًاwa-ilaa tsamuuda akhaahum shaalihandan kepada Tsamud, Kami utus saudara mereka, Saleh
  2. قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُqaala yaa qawmi 'buduu llaaha maa lakum min ilaahin ghayruhuia berkata, wahai kaumku, sembahlah Allah, tidak ada tuhan bagi kalian selain Dia
  3. قَدْ جَاءَتْكُمْ بَيِّنَةٌ مِنْ رَبِّكُمْqad jaa'atkum bayyinatun min rabbikumsungguh telah datang kepada kalian bukti yang nyata dari Tuhan kalian
  4. هَٰذِهِ نَاقَةُ اللَّهِ لَكُمْ آيَةًhaadzihi naaqatu llaahi lakum aayatanini unta betina Allah untuk kalian sebagai tanda
  5. فَذَرُوهَا تَأْكُلْ فِي أَرْضِ اللَّهِfa-dzaruuhaa ta'kul fii ardhi llaahimaka biarkanlah ia makan di bumi Allah
  6. وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌwa-laa tamassuuhaa bi-suu'in fa-ya'khudzakum 'adzaabun aliimundan janganlah kalian sentuh ia dengan keburukan, sehingga kalian ditimpa azab yang pedih

Terjemahan per kata (35 kata)

  1. وَإِلَىٰwa-ilaadan kepada
  2. ثَمُودَtsamuudaTsamud
  3. أَخَاهُمْakhaahumsaudara mereka
  4. صَالِحًاshaalihankebajikan
  5. قَالَqaalaberkata
  6. يَاyaawahai
  7. قَوْمِqawmikaumku
  8. اعْبُدُوا'buduumengabdilah kalian
  9. اللَّهَllaahaAllah
  10. مَاmaatidak ada
  11. لَكُمْlakumkepada kalian
  12. مِنْmindari
  13. إِلَٰهٍilaahintuhan
  14. غَيْرُهُghayruhuselain Dia
  15. قَدْqadsungguh
  16. جَاءَتْكُمْjaa'atkumdatang kepada kalian
  17. بَيِّنَةٌbayyinatunbukti nyata
  18. مِنْmindari
  19. رَبِّكُمْrabbikumTuhan kalian
  20. هَٰذِهِhaadzihiini
  21. نَاقَةُnaaqatuunta betina
  22. اللَّهِllaahiAllah
  23. لَكُمْlakumkepada kalian
  24. آيَةًaayatantanda
  25. فَذَرُوهَاfa-dzaruuhaamaka biarkanlah ia
  26. تَأْكُلْta'kulmemakan
  27. فِيfiidi
  28. أَرْضِardhibumi
  29. اللَّهِllaahiAllah
  30. وَلَاwa-laadan janganlah
  31. تَمَسُّوهَاtamassuuhaakalian menyentuhnya
  32. بِسُوءٍbi-suu'indengan keburukan
  33. فَيَأْخُذَكُمْfa-ya'khudzakumlalu menimpa kalian
  34. عَذَابٌ'adzaabunazab
  35. أَلِيمٌaliimunyang pedih

Inti bacaan

Unta betina dijadikan 'tanda' konkret dan teruji lewat perintah spesifik: biarkan ia makan bebas, jangan ganggu dengan keburukan apa pun, ujian keimanan di sini bukan soal keyakinan abstrak, melainkan kesediaan menahan diri terhadap makhluk hidup yang rentan. Konkretnya: komitmen terhadap nilai yang dipegang sering diuji lewat hal-hal konkret dan spesifik (bagaimana memperlakukan yang lemah/rentan), bukan hanya lewat pernyataan keyakinan abstrak, ujian nyata biasanya berbentuk tindakan kecil dan spesifik yang bisa dilanggar atau dijaga, bukan pertanyaan filosofis besar.

Tafsiran

Kisah ketiga pericope ini: Saleh diutus kepada Tsamud dengan tanda mukjizat unta betina, ujian nyata yang jika dilanggar mendatangkan azab pasti.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Saleh membuka dengan kalimat yang sama seperti Nuh dan Hud: sembahlah Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Persis sama. Utusan berganti, kalimat pembukanya tidak.
  • Bukti yang Allah berikan berupa unta betina, bukan peristiwa yang lewat. Ia tinggal di tengah mereka. Tanda yang hidup bersama mereka menuntut sikap setiap hari, bukan sekali.
  • Yang diminta cuma membiarkannya makan di bumi Allah dan tidak mengganggunya. Bukan merawat. Ujian yang paling ringan bentuknya justru meminta seseorang tidak berbuat apa-apa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda'. Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.