Ayat 7:75

قَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا مِنْ قَوْمِهِ لِلَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا لِمَنْ آمَنَ مِنْهُمْ أَتَعْلَمُونَ أَنَّ صَالِحًا مُرْسَلٌ مِنْ رَبِّهِ ۚ قَالُوا إِنَّا بِمَا أُرْسِلَ بِهِ مُؤْمِنُونَ

Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri di antara kaumnya berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah, kepada orang yang beriman di antara mereka, “Tahukah kalian bahwa Saleh diutus oleh Tuhannya?” Mereka berkata, “Sesungguhnya kami beriman kepada apa yang diutus dengannya.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا مِنْ قَوْمِهِ لِلَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا لِمَنْ آمَنَ مِنْهُمْ أَتَعْلَمُونَ أَنَّ صَالِحًا مُرْسَلٌ مِنْ رَبِّهِqaala l-mala'u lladziina stakbaruu min qawmihi li-lladziina studh'ifuu li-man aamana minhum a-ta'lamuuna anna shaalihan mursalun min rabbihipemuka-pemuka yang menyombongkan diri di antara kaumnya berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah, kepada orang yang beriman di antara mereka, tahukah kalian bahwa Saleh diutus oleh Tuhannya
  2. قَالُوا إِنَّا بِمَا أُرْسِلَ بِهِ مُؤْمِنُونَqaaluu innaa bi-maa ursila bihi mu'minuunamereka berkata, sesungguhnya kami beriman kepada apa yang diutus dengannya

Terjemahan per kata (23 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. الْمَلَأُl-mala'upara pemuka
  3. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  4. اسْتَكْبَرُواstakbaruumereka menyombongkan diri
  5. مِنْmindari
  6. قَوْمِهِqawmihikaumnya
  7. لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
  8. اسْتُضْعِفُواstudh'ifuumereka ditindas
  9. لِمَنْli-mankepada orang yang
  10. آمَنَaamanaberiman
  11. مِنْهُمْminhumdari mereka
  12. أَتَعْلَمُونَa-ta'lamuunaapakah kalian mengetahui
  13. أَنَّannabahwa
  14. صَالِحًاshaalihankebajikan
  15. مُرْسَلٌmursalunyang diutus
  16. مِنْmindari
  17. رَبِّهِrabbihiTuhannya
  18. قَالُواqaaluumereka berkata
  19. إِنَّاinnaasesungguhnya kami
  20. بِمَاbi-maapada apa yang
  21. أُرْسِلَursiladiutus
  22. بِهِbihidengannya
  23. مُؤْمِنُونَmu'minuunaorang-orang beriman

Inti bacaan

Kontras sosial tajam: para pemuka yang sombong bertanya sinis kepada 'orang-orang yang dianggap lemah', namun justru merekalah yang menjawab tegas 'kami beriman kepada apa yang dibawanya'. Konkretnya: status sosial rendah atau dianggap 'lemah' oleh masyarakat tidak berkorelasi dengan kualitas penilaian atau ketulusan keyakinan seseorang, pola berulang di berbagai kisah ini menunjukkan keterbukaan menerima kebenaran sering datang justru dari yang dianggap kurang berpengaruh, bukan dari elite yang merasa sudah tahu segalanya.

Tafsiran

Perpecahan sosial muncul dalam kaum Tsamud persis seperti pada kaum-kaum lain: pemuka yang sombong meremehkan keimanan kaum lemah, pola konflik kelas yang berulang di seluruh Al-Qur'an ketika seruan tauhid disambut.

Renungan dan Hikmah

  • Pertentangan 'al-mustakbiruun vs al-mustad'afuun' (kaum sombong vs kaum lemah) adalah pola sosiologis berulang lintas kisah para rasul (bandingkan 34:31-33), bukan khusus kisah Saleh.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP). Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras). ilm=pengetahuan (kata serapan 'ilmu'); a'lam=elatif; allama=kausatif 'mengajar'.

Ayat 7:76

قَالَ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا بِالَّذِي آمَنْتُمْ بِهِ كَافِرُونَ

Orang-orang yang menyombongkan diri berkata, “Sesungguhnya kami kufur terhadap apa yang kalian imani.”

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. قَالَ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا بِالَّذِي آمَنْتُمْ بِهِ كَافِرُونَqaala lladziina stakbaruu innaa bi-lladzii aamantum bihi kaafiruunaorang-orang yang menyombongkan diri berkata, sesungguhnya kami kufur terhadap apa yang kalian imani

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. اسْتَكْبَرُواstakbaruumereka menyombongkan diri
  4. إِنَّاinnaasesungguhnya kami
  5. بِالَّذِيbi-lladziidengan yang
  6. آمَنْتُمْaamantumkalian beriman
  7. بِهِbihipadanya
  8. كَافِرُونَkaafiruunaorang-orang kafir

Inti bacaan

Deklarasi terbuka penolakan, 'kami adalah orang-orang yang mengingkari apa yang kalian imani', menandai garis pemisah yang jelas dan disengaja, bukan sekadar keraguan pasif. Konkretnya: ada perbedaan penting antara belum yakin/masih mempertimbangkan dan secara aktif mendeklarasikan penolakan total terhadap sesuatu, mengenali kapan sebuah sikap sudah berpindah dari keraguan terbuka menjadi penolakan yang dideklarasikan tegas membantu memahami seberapa jauh ruang dialog yang masih tersisa.

Penjelasan pilihan kata

'mengingkari'→'kufur' (kaafiruuna, konsisten disiplin kafir→kufur, samakan 7:66).

Tafsiran

Penolakan terang-terangan kaum sombong Tsamud terhadap iman kaum lemah: perpecahan sosial yang memuncak menjadi permusuhan terbuka.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam mereka menyatakan kufur terhadap apa yang diimani pihak lain. Tanpa sembunyi. Yang menolak tidak selalu menyamarkan penolakannya.
  • Allah menyebut yang mengucapkannya orang-orang yang menyombongkan diri. Sebutan itu mendahului ucapannya. Pembacanya sudah tahu dari mana kalimat itu datang sebelum mendengarnya.
  • Allah menempatkan ucapan itu sebagai balasan atas orang-orang lemah yang menyatakan beriman. Dua kelompok berhadapan. Yang membedakan bukan bukti yang mereka terima, melainkan kedudukan yang mereka pertahankan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.