قَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا مِنْ قَوْمِهِ لِلَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا لِمَنْ آمَنَ مِنْهُمْ أَتَعْلَمُونَ أَنَّ صَالِحًا مُرْسَلٌ مِنْ رَبِّهِ ۚ قَالُوا إِنَّا بِمَا أُرْسِلَ بِهِ مُؤْمِنُونَ
Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri di antara kaumnya berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah, kepada orang yang beriman di antara mereka, “Tahukah kalian bahwa Saleh diutus oleh Tuhannya?” Mereka berkata, “Sesungguhnya kami beriman kepada apa yang diutus dengannya.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا مِنْ قَوْمِهِ لِلَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا لِمَنْ آمَنَ مِنْهُمْ أَتَعْلَمُونَ أَنَّ صَالِحًا مُرْسَلٌ مِنْ رَبِّهِqaala l-mala'u lladziina stakbaruu min qawmihi li-lladziina studh'ifuu li-man aamana minhum a-ta'lamuuna anna shaalihan mursalun min rabbihipemuka-pemuka yang menyombongkan diri di antara kaumnya berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah, kepada orang yang beriman di antara mereka, tahukah kalian bahwa Saleh diutus oleh Tuhannya
- قَالُوا إِنَّا بِمَا أُرْسِلَ بِهِ مُؤْمِنُونَqaaluu innaa bi-maa ursila bihi mu'minuunamereka berkata, sesungguhnya kami beriman kepada apa yang diutus dengannya
Terjemahan per kata (23 kata)
- قَالَqaalaberkata
- الْمَلَأُl-mala'upara pemuka
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- اسْتَكْبَرُواstakbaruumereka menyombongkan diri
- مِنْmindari
- قَوْمِهِqawmihikaumnya
- لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
- اسْتُضْعِفُواstudh'ifuumereka ditindas
- لِمَنْli-mankepada orang yang
- آمَنَaamanaberiman
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- أَتَعْلَمُونَa-ta'lamuunaapakah kalian mengetahui
- أَنَّannabahwa
- صَالِحًاshaalihankebajikan
- مُرْسَلٌmursalunyang diutus
- مِنْmindari
- رَبِّهِrabbihiTuhannya
- قَالُواqaaluumereka berkata
- إِنَّاinnaasesungguhnya kami
- بِمَاbi-maapada apa yang
- أُرْسِلَursiladiutus
- بِهِbihidengannya
- مُؤْمِنُونَmu'minuunaorang-orang beriman
Inti bacaan
Kontras sosial tajam: para pemuka yang sombong bertanya sinis kepada 'orang-orang yang dianggap lemah', namun justru merekalah yang menjawab tegas 'kami beriman kepada apa yang dibawanya'. Konkretnya: status sosial rendah atau dianggap 'lemah' oleh masyarakat tidak berkorelasi dengan kualitas penilaian atau ketulusan keyakinan seseorang, pola berulang di berbagai kisah ini menunjukkan keterbukaan menerima kebenaran sering datang justru dari yang dianggap kurang berpengaruh, bukan dari elite yang merasa sudah tahu segalanya.
Tafsiran
Perpecahan sosial muncul dalam kaum Tsamud persis seperti pada kaum-kaum lain: pemuka yang sombong meremehkan keimanan kaum lemah, pola konflik kelas yang berulang di seluruh Al-Qur'an ketika seruan tauhid disambut.
Renungan dan Hikmah
- Pertentangan 'al-mustakbiruun vs al-mustad'afuun' (kaum sombong vs kaum lemah) adalah pola sosiologis berulang lintas kisah para rasul (bandingkan 34:31-33), bukan khusus kisah Saleh.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP). Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras). ilm=pengetahuan (kata serapan 'ilmu'); a'lam=elatif; allama=kausatif 'mengajar'.