Ayat 7:97
أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَىٰ أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا بَيَاتًا وَهُمْ نَائِمُونَ
Maka apakah penduduk negeri-negeri merasa aman dari azab Kami yang datang kepada mereka di malam hari ketika mereka sedang tidur?
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَىٰ أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا بَيَاتًا وَهُمْ نَائِمُونَa-fa-amina ahlu l-quraa an ya'tiyahum ba'sunaa bayaatan wa-hum naa'imuunamaka apakah penduduk negeri-negeri merasa aman dari azab Kami yang datang kepada mereka di malam hari ketika mereka sedang tidur
Aplikasi
Peringatan spesifik: azab bisa datang 'di malam hari ketika mereka sedang tidur', momen paling rentan dan tidak waspada (tidur) dipilih sebagai kemungkinan waktu konsekuensi tiba. Konkretnya: kewaspadaan dan integritas tidak seharusnya menurun hanya karena merasa berada dalam momen paling aman dan santai, justru momen-momen paling nyaman dan lengah itulah yang perlu tetap dijaga kesadarannya, bukan dianggap otomatis bebas dari konsekuensi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-m-n, a-h-l, q-r-y, a-t-y, b-a-s, b-y-t, n-w-m): amina diterjemahkan 'merasa aman' (akar '-m-n); ba's diterjemahkan 'azab'; bayaatan diterjemahkan 'malam hari'; naa'imuun diterjemahkan 'tidur'. Selaras.
Ayat 7:98
أَوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَىٰ أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ
Atau apakah penduduk negeri-negeri merasa aman dari azab Kami yang datang kepada mereka pada waktu duha ketika mereka sedang bermain?
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- أَوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَىٰ أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَa-wa-amina ahlu l-quraa an ya'tiyahum ba'sunaa duhan wa-hum yal'abuunaatau apakah penduduk negeri-negeri merasa aman dari azab Kami yang datang kepada mereka pada waktu duha ketika mereka sedang bermain
Aplikasi
Pasangan peringatan sebelumnya (7:97, malam-tidur) dilengkapi kondisi berlawanan: 'pada waktu duha ketika mereka sedang bermain', siang hari, saat aktif dan gembira, sama rentannya. Konkretnya: dua kondisi paling ekstrem dari kelengahan (tidur pasif di malam hari dan bermain aktif di siang hari) sama-sama disebut sebagai momen rawan, kewaspadaan yang konsisten perlu mencakup seluruh rentang kondisi, bukan hanya salah satu jenis kelengahan yang sudah dikenal.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-m-n, a-h-l, q-r-y, a-t-y, b-a-s, d-h-w, l-'-b): duhan diterjemahkan 'waktu duha (pagi menjelang siang)'; yal'abuun diterjemahkan 'bermain' (akar l-'-b). gloss '(waktu menjelang tengah hari)' dibuang.