أَوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَىٰ أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ
Atau apakah penduduk negeri-negeri merasa aman dari azab Kami yang datang kepada mereka pada waktu duha ketika mereka sedang bermain?
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- أَوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَىٰ أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَa-wa-amina ahlu l-quraa an ya'tiyahum ba'sunaa dhuhan wa-hum yal'abuunaatau apakah penduduk negeri-negeri merasa aman dari azab Kami yang datang kepada mereka pada waktu duha ketika mereka sedang bermain
Terjemahan per kata (9 kata)
- أَوَأَمِنَa-wa-aminaapakah merasa aman
- أَهْلُahlupenghuni
- الْقُرَىٰl-quraanegeri-negeri
- أَنْanbahwa
- يَأْتِيَهُمْya'tiyahumdatang kepada mereka
- بَأْسُنَاba'sunaaazab Kami
- ضُحًىdhuhanwaktu duha
- وَهُمْwa-humdan mereka
- يَلْعَبُونَyal'abuunamereka bermain
Inti bacaan
Pasangan peringatan sebelumnya (7:97, malam-tidur) dilengkapi kondisi berlawanan: 'pada waktu duha ketika mereka sedang bermain', siang hari, saat aktif dan gembira, sama rentannya. Konkretnya: dua kondisi paling ekstrem dari kelengahan (tidur pasif di malam hari dan bermain aktif di siang hari) sama-sama disebut sebagai momen rawan, kewaspadaan yang konsisten perlu mencakup seluruh rentang kondisi, bukan hanya salah satu jenis kelengahan yang sudah dikenal.
Tafsiran
Pasangan pertanyaan retoris kedua: kontras malam/tidur (7:97) dengan siang/bermain (7:98) mencakup seluruh rentang waktu kelengahan manusia.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut waktunya duha, ketika mereka sedang bermain. Bukan malam. Yang lengah bukan cuma yang tidur.
- Pertanyaan ini berpasangan dengan yang sebelumnya tentang malam. Dua-duanya. Seluruh rentang waktu ditutup, tak ada jam yang aman.
- Allah bertanya apakah mereka merasa aman. Bukan apakah mereka siap. Yang dipersoalkan perasaannya, bukan persiapannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-m-n, a-h-l, q-r-y, a-t-y, b-a-s, d-h-w, l-'-b): duhan diterjemahkan 'waktu duha (pagi menjelang siang)'; yal'abuun diterjemahkan 'bermain' (akar l-'-b). gloss '(waktu menjelang tengah hari)' dibuang.