أَوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَىٰ أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ

Atau apakah penduduk negeri-negeri merasa aman dari azab Kami yang datang kepada mereka pada waktu duha ketika mereka sedang bermain?

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. أَوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَىٰ أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَa-wa-amina ahlu l-quraa an ya'tiyahum ba'sunaa duhan wa-hum yal'abuunaatau apakah penduduk negeri-negeri merasa aman dari azab Kami yang datang kepada mereka pada waktu duha ketika mereka sedang bermain
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar a-m-n, a-h-l, q-r-y, a-t-y, b-a-s, d-h-w, l-'-b): duhan diterjemahkan 'waktu duha (pagi menjelang siang)'; yal'abuun diterjemahkan 'bermain' (akar l-'-b). gloss '(waktu menjelang tengah hari)' dibuang.

Aplikasi

Pasangan peringatan sebelumnya (7:97, malam-tidur) dilengkapi kondisi berlawanan: 'pada waktu duha ketika mereka sedang bermain', siang hari, saat aktif dan gembira, sama rentannya. Konkretnya: dua kondisi paling ekstrem dari kelengahan (tidur pasif di malam hari dan bermain aktif di siang hari) sama-sama disebut sebagai momen rawan, kewaspadaan yang konsisten perlu mencakup seluruh rentang kondisi, bukan hanya salah satu jenis kelengahan yang sudah dikenal.