قَالُوا أَرْجِهْ وَأَخَاهُ وَأَرْسِلْ فِي الْمَدَائِنِ حَاشِرِينَ
Mereka berkata, “Beri tangguhlah dia dan saudaranya, dan utuslah ke kota-kota para pengumpul,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قَالُوا أَرْجِهْ وَأَخَاهُ وَأَرْسِلْ فِي الْمَدَائِنِ حَاشِرِينَqaaluu arjih wa-akhaahu wa-arsil fi l-madaa'ini haasyiriinamereka berkata, beri tangguhlah dia dan saudaranya, dan utuslah ke kota-kota para pengumpul
Terjemahan per kata (7 kata)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- أَرْجِهْarjihtangguhkanlah dia
- وَأَخَاهُwa-akhaahudan saudaranya
- وَأَرْسِلْwa-arsildan utuslah
- فِيfike
- الْمَدَائِنِl-madaa'inikota-kota
- حَاشِرِينَhaasyiriinapara pengumpul
Inti bacaan
Respons strategis terhadap ancaman yang dipersepsikan adalah mengumpulkan kekuatan tandingan (para penyihir dari seluruh kota), menghadapi tantangan lewat unjuk kekuatan besar-besaran, bukan dialog jujur. Konkretnya: menanggapi tantangan terhadap keyakinan/posisi yang dipegang dengan mengumpulkan 'kekuatan tandingan' sebanyak-banyaknya (bukti tandingan, pendukung, otoritas lain) alih-alih benar-benar mengevaluasi substansi tantangan itu adalah pola pertahanan yang mengutamakan kemenangan di atas kebenaran.
Penjelasan pilihan kata
Membuka kutip para pemuka, berlanjut ke 7:112.
Tafsiran
Para pemuka menyarankan strategi menunda konfrontasi langsung dan mengumpulkan kekuatan tandingan: penyihir-penyihir ahli dari seluruh negeri.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam mereka mengusulkan memberi tangguh, bukan menghukum. Waktu diulur. Kekuasaan yang terguncang lebih dahulu mencari cara mempersiapkan diri.
- Usul keduanya mengirim pengumpul ke kota-kota. Mengumpulkan kekuatan. Jawaban atas satu orang disiapkan dengan mengerahkan seluruh negeri.
- Allah menyebut usul itu datang dari para pembesar, bukan dari Firaun. Keputusan dimusyawarahkan. Yang paling berkuasa pun bertanya ketika tidak tahu harus berbuat apa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, r-j-w, a-kh-w, r-s-l, m-d-n, h-sh-r): arjih diterjemahkan 'beri tangguh' (أَرْجِهْ); madaa'in diterjemahkan 'kota-kota'; haashiriin diterjemahkan 'para pengumpul' (akar h-sh-r). gloss '(para pemuka)/(para penyihir)' dibuang.