يَأْتُوكَ بِكُلِّ سَاحِرٍ عَلِيمٍ
agar mereka membawa semua penyihir yang berilmu kepadamu.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- يَأْتُوكَ بِكُلِّ سَاحِرٍ عَلِيمٍya'tuuka bi-kulli saahirin 'aliiminagar mereka membawa semua penyihir yang berilmu kepadamu
Terjemahan per kata (4 kata)
- يَأْتُوكَya'tuukamereka mendatangimu
- بِكُلِّbi-kullipada segala
- سَاحِرٍsaahirinpenyihir
- عَلِيمٍ'aliiminyang berilmu
Inti bacaan
Perintah eksplisit membawa 'semua penyihir yang berilmu', skala respons yang dikerahkan (menyeluruh, bukan sekadar satu-dua orang) menunjukkan seberapa serius ancaman itu dirasakan, meski sebenarnya reaksi berlebihan terhadap sesuatu yang sebenarnya sederhana untuk diverifikasi. Konkretnya: skala reaksi berlebihan terhadap sebuah tantangan sederhana kadang justru menyingkap seberapa besar rasa tidak aman di baliknya, respons yang proporsional dan tenang biasanya mencerminkan keyakinan diri yang lebih sehat daripada reaksi besar-besaran yang defensif.
Penjelasan pilihan kata
'agar' tanpa kurung: ya'tuuka bermodus jusif (tujuan) setelah imperatif 7:111, makna 'agar' inheren pd modus gramatikal, bukan tambahan konten. Penutup kutip kontinu para pemuka (7:111-112).
Tafsiran
Strategi ini mengulang pola Fir'aun sebelumnya (7:109-110): melawan mukjizat dengan tandingan manusiawi, bukan dengan pengakuan kebenaran.
Renungan dan Hikmah
- Yang dikutip Allah di ayat ini bukan jawaban Musa, melainkan rencana pihak yang menentangnya. Percakapan mereka dibiarkan terdengar utuh. Pembacanya ditempatkan di dalam ruangan itu, mendengar sendiri apa yang sedang disusun.
- Jawaban yang mereka pilih mendatangkan orang-orang berilmu di bidang yang serupa. Tidak ada niat memeriksa apakah yang dibawa Musa benar. Ketika sebuah tantangan dijawab dengan tandingan, pertanyaan tentang benar atau tidaknya sudah lebih dahulu dilewati tanpa sempat dibuka.
- Allah merekam tahapnya: para penyihir diminta dibawa kepada Firaun lebih dahulu, bukan langsung ke hadapan Musa. Ada pengumpulan sebelum perjumpaan. Persiapan sebesar itu jarang dikerjakan untuk sesuatu yang benar-benar diyakini remeh.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').