قَالُوا آمَنَّا بِرَبِّ الْعَالَمِينَ
Mereka berkata, “Kami beriman kepada Tuhan seisi alam,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قَالُوا آمَنَّا بِرَبِّ الْعَالَمِينَqaaluu aamannaa bi-rabbi l-'aalamiinamereka berkata, kami beriman kepada Tuhan seisi alam
Terjemahan per kata (4 kata)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- آمَنَّاaamannaakami beriman
- بِرَبِّbi-rabbikepada Tuhan
- الْعَالَمِينَl-'aalamiinaseisi alam
Inti bacaan
Deklarasi langsung dan tanpa keraguan, 'Kami beriman kepada Tuhan seisi alam', datang justru dari para ahli ilusi profesional, yang keahliannya sendiri membuat mereka paling mampu mengenali bahwa yang mereka saksikan bukan sekadar trik lain. Konkretnya: keahlian mendalam dalam suatu bidang (termasuk bidang yang biasa dipakai untuk menipu) bisa membuat seseorang justru lebih mampu mengenali kebenaran otentik ketika berhadapan dengannya, jangan meremehkan penilaian seorang ahli hanya karena bidang keahliannya terkait hal yang biasa dipakai untuk menipu.
Penjelasan pilihan kata
Membuka kutip para penyihir, berlanjut ke 7:122 (apositif).
Tafsiran
Deklarasi iman spontan para penyihir, seketika setelah bersujud (7:120): perpindahan tercepat dari niat transaksional ke keyakinan tulus dalam pericope ini.
Renungan dan Hikmah
- Yang menyatakan iman justru orang-orang yang paling paham cara menipu mata. Mereka yang tahu batas keahliannya sendiri. Allah merekam pengakuan itu dari mulut pihak yang paling sanggup membedakan trik dari yang bukan.
- Pengakuan itu datang langsung sesudah mereka tersungkur, tanpa perundingan. Tidak ada jeda. Keputusan yang diambil secepat itu biasanya bukan hasil pertimbangan, melainkan hasil dari sesuatu yang sudah jelas sekali.
- Yang mereka sebut Tuhan seisi alam, bukan Tuhan Musa. Sebutan yang paling luas. Orang yang baru saja berpindah keyakinan menyebut nama dengan cakupan yang tidak menyisakan kemungkinan mundur setengah jalan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
sebutan pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C2: aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (73 ayat, SATU terjemahan; KBBI seisi = 'seluruh penghuni'; 'alam' = kata serapan aalam). Bandingkan 26:165/15:70/29:10 (aalamiin=orang); definisi internal 26:23-24; tambalan '(pada masa itu)' 6 ayat faddala dibuang. naas diterjemahkan 'manusia', khalq diterjemahkan 'makhluk', ummah diterjemahkan 'umat', wilayah lain, tak dilebur. jamak aalamuun = 'jenis-jenis makhluk yang diciptakan… bentuk jamak ini dipakai justru karena mencakup manusia'.