وَقَالَ الْمَلَأُ مِنْ قَوْمِ فِرْعَوْنَ أَتَذَرُ مُوسَىٰ وَقَوْمَهُ لِيُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ وَيَذَرَكَ وَآلِهَتَكَ ۚ قَالَ سَنُقَتِّلُ أَبْنَاءَهُمْ وَنَسْتَحْيِي نِسَاءَهُمْ وَإِنَّا فَوْقَهُمْ قَاهِرُونَ

Dan para pemuka dari kaum Firaun berkata, “Apakah engkau membiarkan Musa dan kaumnya untuk berbuat kerusakan di bumi, dan meninggalkanmu serta tuhan-tuhanmu?” Ia berkata, “Kita akan membunuh anak-anak lelaki mereka dan membiarkan hidup perempuan-perempuan mereka; dan sesungguhnya kita berkuasa penuh atas mereka.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَقَالَ الْمَلَأُ مِنْ قَوْمِ فِرْعَوْنَ أَتَذَرُ مُوسَىٰ وَقَوْمَهُ لِيُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ وَيَذَرَكَ وَآلِهَتَكَwa-qaala l-mala'u min qawmi fir'awna a-tadzaru muusaa wa-qawmahu li-yufsiduu fi l-ardhi wa-yadzaraka wa-aalihatakadan para pemuka dari kaum Firaun berkata, apakah engkau membiarkan Musa dan kaumnya untuk berbuat kerusakan di bumi, dan meninggalkanmu serta tuhan-tuhanmu
  2. قَالَ سَنُقَتِّلُ أَبْنَاءَهُمْ وَنَسْتَحْيِي نِسَاءَهُمْ وَإِنَّا فَوْقَهُمْ قَاهِرُونَqaala sa-nuqattilu abnaa'ahum wa-nastahyii nisaa'ahum wa-innaa fawqahum qaahiruunaia berkata, kita akan membunuh anak-anak lelaki mereka dan membiarkan hidup perempuan-perempuan mereka, dan sesungguhnya kita berkuasa penuh atas mereka

Terjemahan per kata (21 kata)

  1. وَقَالَwa-qaaladan berkata
  2. الْمَلَأُl-mala'upara pemuka
  3. مِنْmindari
  4. قَوْمِqawmikaumku
  5. فِرْعَوْنَfir'awnaFiraun
  6. أَتَذَرُa-tadzaruapakah engkau membiarkan
  7. مُوسَىٰmuusaaMusa
  8. وَقَوْمَهُwa-qawmahudan kaumnya
  9. لِيُفْسِدُواli-yufsiduuuntuk berbuat kerusakan
  10. فِيfidi
  11. الْأَرْضِl-ardhibumi
  12. وَيَذَرَكَwa-yadzarakadan meninggalkanmu
  13. وَآلِهَتَكَwa-aalihatakadan tuhan-tuhanmu
  14. قَالَqaalaberkata
  15. سَنُقَتِّلُsa-nuqattilukami akan membunuh
  16. أَبْنَاءَهُمْabnaa'ahumanak-anak mereka
  17. وَنَسْتَحْيِيwa-nastahyiidan kami membiarkan hidup
  18. نِسَاءَهُمْnisaa'ahumperempuan-perempuan mereka
  19. وَإِنَّاwa-innaadan sesungguhnya kami
  20. فَوْقَهُمْfawqahumdi atas mereka
  21. قَاهِرُونَqaahiruunayang berkuasa

Inti bacaan

Penasihat Fir'aun mendorong eskalasi ke pembunuhan anak-anak sebagai respons terhadap ancaman ideologis yang dirasakan, pengulangan pola persekusi ekstrem sebagai reaksi terhadap perbedaan keyakinan. Konkretnya: mengenali kapan ketakutan terhadap perbedaan pandangan mulai mendorong eskalasi tindakan yang semakin ekstrem dan tidak proporsional (dari pembatasan menjadi kekerasan) adalah kewaspadaan penting, pola eskalasi semacam ini cenderung memburuk secara bertahap jika tidak dihentikan sejak tanda-tanda awal.

Penjelasan pilihan kata

Dua kutip mandiri: pertanyaan pemuka + jawaban Firaun ('Ia berkata' qaala polos, konsisten anti-tambahan-nama sejak draf).

Tafsiran

Kebijakan represif lama terhadap Bani Israil (membunuh anak lelaki) diaktifkan kembali: pola kekuasaan yang menanggapi ancaman terhadap status quo dengan kekerasan sistemik.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam bahwa usulan itu datang dari para pemuka, bukan dari Firaun sendiri. Yang berkuasa tinggal menyetujui. Kekejaman besar jarang bermula dari satu kepala; ia biasanya disodorkan lebih dahulu oleh orang-orang di sekelilingnya.
  • Kata yang mereka pakai berbuat kerusakan di bumi. Sebutan itu dipasangkan pada pihak yang justru sedang meminta dibebaskan. Yang berkuasa dan takut kehilangan memang cenderung menamai perubahan sebagai kerusakan.
  • Jawaban yang diberikan bukan tentang Musa, melainkan tentang anak-anak lelaki kaumnya. Sasarannya berpindah ke yang paling tak berdaya. Allah merekam pergeseran itu apa adanya, dan pergeserannya sendiri sudah cukup menerangkan siapa yang sedang ketakutan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, m-l-a, q-w-m, w-dz-r, f-s-d, a-r-d, a-l-h, q-t-l, b-n-y, h-y-y, n-s-w, f-w-q, q-h-r): tadharu diterjemahkan 'membiarkan' (akar w-dz-r); aalihatak diterjemahkan 'tuhan-tuhanmu' (jamak ilaah, Firaun bertuhan banyak); nuqattilu diterjemahkan 'membunuh (banyak)' (akar q-t-l); qaahiruun diterjemahkan 'berkuasa penuh (menundukkan)' (akar q-h-r, seakar al-qaahir 6:61). gloss '(Mesir)/(Musa)/(Fir'aun)' dibuang.