وَلَقَدْ أَخَذْنَا آلَ فِرْعَوْنَ بِالسِّنِينَ وَنَقْصٍ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ

Dan sungguh Kami timpakan kepada keluarga Firaun paceklik bertahun-tahun dan kekurangan buah-buahan, agar mereka mengambil pelajaran.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَلَقَدْ أَخَذْنَا آلَ فِرْعَوْنَ بِالسِّنِينَ وَنَقْصٍ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَwa-la-qad akhadznaa aala fir'awna bi-s-siniina wa-naqsin mina ts-tsamaraati la'allahum yadzdzakkaruunadan sungguh Kami timpakan kepada keluarga Firaun paceklik bertahun-tahun dan kekurangan buah-buahan, agar mereka mengambil pelajaran
Aplikasi

Kesulitan ekonomi (paceklik bertahun-tahun) yang menimpa keluarga Fir'aun disebutkan punya tujuan eksplisit: 'agar mereka mengambil pelajaran', kesulitan material sekali lagi dikaitkan dengan fungsi pedagogis, bukan sekadar bencana acak. Konkretnya: kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada individu atau kelompok yang sedang bertahan pada jalan yang salah bisa dimaknai sebagai kesempatan refleksi yang ditawarkan, bagaimana seseorang merespons kesulitan semacam ini (introspeksi vs. mengeraskan hati) menentukan apakah kesempatan itu benar-benar dimanfaatkan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-kh-dz, a-w-l, s-n-w, n-q-s, ts-m-r, dz-k-r): bi-s-siniin diterjemahkan '(musim) paceklik bertahun-tahun' (akar s-n-w; terjemahan lain 'kemarau panjang'); naqs min ath-thamaraat diterjemahkan 'kekurangan buah-buahan' (akar n-q-s + akar ts-m-r); yadhdhakkaruun diterjemahkan 'mengambil pelajaran' (akar dz-k-r).