وَلَمَّا وَقَعَ عَلَيْهِمُ الرِّجْزُ قَالُوا يَا مُوسَى ادْعُ لَنَا رَبَّكَ بِمَا عَهِدَ عِنْدَكَ ۖ لَئِنْ كَشَفْتَ عَنَّا الرِّجْزَ لَنُؤْمِنَنَّ لَكَ وَلَنُرْسِلَنَّ مَعَكَ بَنِي إِسْرَائِيلَ
Dan ketika azab menimpa mereka, mereka berkata, “Wahai Musa, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu sesuai janji-Nya kepadamu; sungguh jika engkau menghilangkan azab itu dari kami, pasti kami beriman kepadamu dan pasti kami lepaskan Bani Israil bersamamu.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَمَّا وَقَعَ عَلَيْهِمُ الرِّجْزُ قَالُوا يَا مُوسَى ادْعُ لَنَا رَبَّكَ بِمَا عَهِدَ عِنْدَكَwa-lammaa waqa'a 'alayhimu r-rijzu qaaluu yaa muusaa d'u lanaa rabbaka bi-maa 'ahida 'indakadan ketika azab menimpa mereka, mereka berkata, wahai Musa, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu sesuai janji-Nya kepadamu
- لَئِنْ كَشَفْتَ عَنَّا الرِّجْزَ لَنُؤْمِنَنَّ لَكَ وَلَنُرْسِلَنَّ مَعَكَ بَنِي إِسْرَائِيلَla-in kasyafta 'annaa r-rijza la-nu'minanna laka wa-la-nursilanna ma'aka banii israa'iilasungguh jika engkau menghilangkan azab itu dari kami, pasti kami beriman kepadamu dan pasti kami lepaskan Bani Israil bersamamu
Terjemahan per kata (23 kata)
- وَلَمَّاwa-lammaadan ketika
- وَقَعَwaqa'ajatuh
- عَلَيْهِمُ'alayhimuatas mereka
- الرِّجْزُr-rijzuazab
- قَالُواqaaluumereka berkata
- يَاyaawahai
- مُوسَىmuusaaMusa
- ادْعُd'userukanlah
- لَنَاlanaabagi kami
- رَبَّكَrabbakaTuhanmu
- بِمَاbi-maasesuai dengan apa yang
- عَهِدَ'ahidaberjanji
- عِنْدَكَ'indakadi sisimu
- لَئِنْla-insungguh jika
- كَشَفْتَkasyaftaEngkau menyingkap
- عَنَّا'annaadari kami
- الرِّجْزَr-rijzaazab
- لَنُؤْمِنَنَّla-nu'minannasungguh kami akan beriman
- لَكَlakakepadamu
- وَلَنُرْسِلَنَّwa-la-nursilannadan sungguh Kami akan mengirim
- مَعَكَma'akabersamamu
- بَنِيbaniiBani
- إِسْرَائِيلَisraa'iilaIsrail
Inti bacaan
Pola tawar-menawar di bawah tekanan berulang setiap kali azab menimpa: 'jika engkau menghilangkan azab itu dari kami, pasti kami beriman', janji kondisional yang sudah terbukti pola kegagalannya sejak jauh sebelumnya (6:109). Konkretnya: janji yang dibuat semata-mata untuk meredakan tekanan mendesak ('aku janji akan berubah kalau masalah ini selesai') layak dicurigai ketulusannya sejak awal, pola tawar-menawar di bawah tekanan yang berulang tanpa perubahan nyata adalah sinyal bahwa janji itu bersifat taktis, bukan genuine.
Tafsiran
Janji yang diucapkan di bawah tekanan azab: pola yang akan segera terbukti tak tulus di ayat berikutnya, mengulang siklus 7:129-130 sebelumnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka meminta tolong ketika azab menimpa. Bukan sebelum. Yang menggerakkan mereka menghadap bukan keyakinan, melainkan tekanan.
- Mereka menyebut janji Allah kepada Musa sebagai dasar permintaan. Pengakuan tersirat. Yang mereka bantah di hari lapang dipakai sebagai pegangan di hari sempit.
- Janji balasan mereka: pasti kami beriman. Bersyarat pada hilangnya azab. Keyakinan yang ditawarkan sebagai imbalan berumur sepanjang tekanan yang melahirkannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar w-q-', r-j-z, q-w-l, d-'-w, r-b-b, '-h-d, '-n-d, k-sh-f, a-m-n, r-s-l, b-n-y): rijz diterjemahkan 'azab (kekejian)' (akar r-j-z); ud'u diterjemahkan 'mohonkanlah/serulah' (akar d-'-w); ahida diterjemahkan 'menjanjikan' (akar '-h-d); kashafta diterjemahkan 'menghilangkan' (akar k-sh-f). gloss '(yang telah diterangkan itu)' dibuang.