فَانْتَقَمْنَا مِنْهُمْ فَأَغْرَقْنَاهُمْ فِي الْيَمِّ بِأَنَّهُمْ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَكَانُوا عَنْهَا غَافِلِينَ
Maka Kami membalas mereka, lalu Kami tenggelamkan mereka di laut karena mereka telah mendustakan tanda-tanda Kami dan mereka adalah orang-orang yang lengah terhadapnya.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَانْتَقَمْنَا مِنْهُمْ فَأَغْرَقْنَاهُمْ فِي الْيَمِّ بِأَنَّهُمْ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَكَانُوا عَنْهَا غَافِلِينَfa-ntaqamnaa minhum fa-aghraqnaahum fi l-yammi bi-annahum kadzdzabuu bi-aayaatinaa wa-kaanuu anhaa ghaafiliinamaka Kami membalas mereka, lalu Kami tenggelamkan mereka di laut karena mereka telah mendustakan tanda-tanda Kami dan mereka adalah orang-orang yang lengah terhadapnya
Catatan pilihan kata (ringkas)
Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. sebagian penerjemah: 'And We took vengeance on them, and drowned them in the sea because they denied Our proofs and were heedless of them.'
Aplikasi
Konsekuensi akhir dikaitkan dengan dua unsur sekaligus: 'mendustakan tanda-tanda Kami' (penolakan aktif) DAN 'lengah terhadapnya' (ketidakpedulian pasif), kombinasi penolakan aktif dan ketidakpedulian bersama-sama membentuk kegagalan yang lengkap. Konkretnya: kegagalan besar dalam hidup sering merupakan kombinasi dari penolakan aktif terhadap yang sudah diketahui benar DAN kelalaian pasif memperhatikan hal-hal yang seharusnya diperhatikan, keduanya perlu ditangani, bukan hanya salah satunya, untuk benar-benar memperbaiki pola yang salah.