فَانْتَقَمْنَا مِنْهُمْ فَأَغْرَقْنَاهُمْ فِي الْيَمِّ بِأَنَّهُمْ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَكَانُوا عَنْهَا غَافِلِينَ

Maka Kami membalas mereka, lalu Kami tenggelamkan mereka di laut karena mereka telah mendustakan tanda-tanda Kami dan mereka adalah orang-orang yang lengah terhadapnya.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. فَانْتَقَمْنَا مِنْهُمْ فَأَغْرَقْنَاهُمْ فِي الْيَمِّ بِأَنَّهُمْ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَكَانُوا عَنْهَا غَافِلِينَfa-ntaqamnaa minhum fa-aghraqnaahum fi l-yammi bi-annahum kadzdzabuu bi-aayaatinaa wa-kaanuu 'anhaa ghaafiliinamaka Kami membalas mereka, lalu Kami tenggelamkan mereka di laut karena mereka telah mendustakan tanda-tanda Kami dan mereka adalah orang-orang yang lengah terhadapnya

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. فَانْتَقَمْنَاfa-ntaqamnaamaka Kami membalas
  2. مِنْهُمْminhumdari mereka
  3. فَأَغْرَقْنَاهُمْfa-aghraqnaahummaka Kami menenggelamkan mereka
  4. فِيfidi
  5. الْيَمِّl-yammilaut
  6. بِأَنَّهُمْbi-annahumkarena sesungguhnya mereka
  7. كَذَّبُواkadzdzabuumendustakan
  8. بِآيَاتِنَاbi-aayaatinaapada tanda-tanda Kami
  9. وَكَانُواwa-kaanuudan mereka selalu
  10. عَنْهَا'anhaadarinya
  11. غَافِلِينَghaafiliinaorang-orang yang lalai

Inti bacaan

Konsekuensi akhir dikaitkan dengan dua unsur sekaligus: 'mendustakan tanda-tanda Kami' (penolakan aktif) dan 'lengah terhadapnya' (ketidakpedulian pasif), kombinasi penolakan aktif dan ketidakpedulian bersama-sama membentuk kegagalan yang lengkap. Konkretnya: kegagalan besar dalam hidup sering merupakan kombinasi dari penolakan aktif terhadap yang sudah diketahui benar dan kelalaian pasif memperhatikan hal-hal yang seharusnya diperhatikan, keduanya perlu ditangani, bukan hanya salah satunya, untuk benar-benar memperbaiki pola yang salah.

Tafsiran

Pembalasan final: Firaun dan kaumnya tenggelam bukan karena satu pelanggaran, melainkan pola berulang mendustakan tanda demi tanda sambil tetap lengah.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka mendustakan tanda-tanda-Nya dan lengah terhadapnya. Dua hal. Yang menolak dan yang tak memperhatikan disebut berdampingan sebagai satu sebab.
  • Allah menyebut Dia membalas, lalu menenggelamkan. Balasan disebut sebelum caranya. Yang terjadi bukan bencana yang kebetulan menimpa.
  • Allah menaruh kelengahan sejajar dengan pendustaan. Bukan lebih ringan. Tidak memperhatikan disebut dalam kalimat yang sama dengan menolak.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.