قَالَ أَغَيْرَ اللَّهِ أَبْغِيكُمْ إِلَٰهًا وَهُوَ فَضَّلَكُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ

Ia berkata, “Apakah aku mencarikan untuk kalian tuhan selain Allah, padahal Dialah yang telah melebihkan kalian atas seisi alam?”

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. قَالَ أَغَيْرَ اللَّهِ أَبْغِيكُمْ إِلَٰهًا وَهُوَ فَضَّلَكُمْ عَلَى الْعَالَمِينَqaala a-ghayra llaahi abghiikum ilaahan wa-huwa fadhdhalakum 'alaa l-'aalamiinaia berkata, apakah aku mencarikan untuk kalian tuhan selain Allah, padahal Dialah yang telah melebihkan kalian atas seisi alam

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. أَغَيْرَa-ghayraapakah selain
  3. اللَّهِllaahiAllah
  4. أَبْغِيكُمْabghiikumaku mencarikan kalian
  5. إِلَٰهًاilaahantuhan
  6. وَهُوَwa-huwapadahal Dia
  7. فَضَّلَكُمْfadhdhalakummelebihkan kalian
  8. عَلَى'alaaatas
  9. الْعَالَمِينَl-'aalamiinaseisi alam

Inti bacaan

Musa mengingatkan kaumnya dengan pertanyaan retoris, mengapa mencari tuhan lain padahal Allah 'telah melebihkan kalian atas seisi alam'?, kontradiksi logis mencari sandaran yang lebih rendah padahal sudah menerima keistimewaan dari sumber yang lebih tinggi. Konkretnya: saat tergoda meninggalkan komitmen/prinsip yang sudah terbukti memberi banyak kebaikan demi sesuatu yang tampak baru dan menarik, mengingat kembali kebaikan yang sudah diterima dari komitmen semula membantu menilai secara jujur apakah pergantian itu benar-benar masuk akal.

Tafsiran

Musa mengingatkan kaumnya pada anugerah yang baru saja mereka terima (keselamatan dari Firaun) sebagai argumen langsung menolak permintaan berhala: nikmat besar seharusnya memperkuat tauhid, bukan melunturkannya.

Renungan dan Hikmah

  • Permintaan mereka akan sembahan lain dijawab dengan pertanyaan, bukan larangan. Apakah aku mencarikan kalian tuhan selain Allah. Sebuah permintaan kadang paling jelas ditolak dengan diulang keras-keras.
  • Alasan yang disebut: Dialah yang melebihkan kalian atas seisi alam. Bukan dalil tentang keesaan. Yang diingatkan lebih dahulu apa yang sudah mereka terima dari Yang hendak mereka tinggalkan.
  • Allah menempatkan permintaan itu persis sesudah mereka diselamatkan dari Firaun. Jaraknya sedekat itu. Ingatan atas pertolongan ternyata bisa lebih pendek daripada perjalanan yang mengikutinya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

sebutan pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C2: aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (73 ayat, SATU terjemahan; KBBI seisi = 'seluruh penghuni'; 'alam' = kata serapan aalam). Bandingkan 26:165/15:70/29:10 (aalamiin=orang); definisi internal 26:23-24; tambalan '(pada masa itu)' 6 ayat faddala dibuang. naas diterjemahkan 'manusia', khalq diterjemahkan 'makhluk', ummah diterjemahkan 'umat', wilayah lain, tak dilebur. jamak aalamuun = 'jenis-jenis makhluk yang diciptakan… bentuk jamak ini dipakai justru karena mencakup manusia'.