وَكَتَبْنَا لَهُ فِي الْأَلْوَاحِ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ مَوْعِظَةً وَتَفْصِيلًا لِكُلِّ شَيْءٍ فَخُذْهَا بِقُوَّةٍ وَأْمُرْ قَوْمَكَ يَأْخُذُوا بِأَحْسَنِهَا ۚ سَأُرِيكُمْ دَارَ الْفَاسِقِينَ

Kami telah menuliskan baginya pada lauh-lauh segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan untuk segala hal. “Berpegang teguhlah padanya dengan sungguh-sungguh, dan suruhlah kaummu berpegang padanya dengan sebaik-baiknya. Aku akan memperlihatkan kepada kalian negeri orang-orang fasik.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَكَتَبْنَا لَهُ فِي الْأَلْوَاحِ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ مَوْعِظَةً وَتَفْصِيلًا لِكُلِّ شَيْءٍ فَخُذْهَا بِقُوَّةٍ وَأْمُرْ قَوْمَكَ يَأْخُذُوا بِأَحْسَنِهَاwa-katabnaa lahu fi l-alwaahi min kulli syay'in maw'izhatan wa-tafshiilan li-kulli syay'in fa-khudzhaa bi-quwwatin wa-mur qawmaka ya'khudzuu bi-ahsanihaadan Kami tuliskan baginya pada lauh-lauh segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan untuk segala hal, maka berpegang teguhlah padanya dengan sungguh-sungguh, dan suruhlah kaummu berpegang padanya dengan sebaik-baiknya
  2. سَأُرِيكُمْ دَارَ الْفَاسِقِينَsa-uriikum daara l-faasiqiinaAku akan memperlihatkan kepada kalian negeri orang-orang fasik

Terjemahan per kata (20 kata)

  1. وَكَتَبْنَاwa-katabnaadan Kami tetapkan
  2. لَهُlahubaginya
  3. فِيfipada
  4. الْأَلْوَاحِl-alwaahilauh-lauh
  5. مِنْmindari
  6. كُلِّkullisegala
  7. شَيْءٍsyay'insesuatu
  8. مَوْعِظَةًmaw'izhatanpelajaran
  9. وَتَفْصِيلًاwa-tafshiilandan penjelasan
  10. لِكُلِّli-kullibagi setiap
  11. شَيْءٍsyay'insesuatu
  12. فَخُذْهَاfa-khudzhaamaka ambillah ia
  13. بِقُوَّةٍbi-quwwatindengan kuat
  14. وَأْمُرْwa-murdan suruhlah
  15. قَوْمَكَqawmakakaummu
  16. يَأْخُذُواya'khudzuumereka mengambil
  17. بِأَحْسَنِهَاbi-ahsanihaadengan yang terbaiknya
  18. سَأُرِيكُمْsa-uriikumAku akan memperlihatkan kepada kalian
  19. دَارَdaaranegeri
  20. الْفَاسِقِينَl-faasiqiinaorang-orang fasik

Inti bacaan

Instruksi tentang lauh-lauh: 'suruhlah kaummu berpegang padanya dengan sebaik-baiknya (yakhudzuu bi-ahsanihaa)', bukan kepatuhan mekanis tanpa pertimbangan, melainkan usaha aktif memilih penerapan terbaik dari yang diajarkan. Konkretnya: menjalankan sebuah pedoman/aturan dengan baik bukan sekadar mengikuti secara harfiah dan kaku, melainkan berusaha memahami dan menerapkan versi terbaik dari maksudnya, pendekatan ini menuntut penilaian aktif dan kebijaksanaan, bukan sekadar kepatuhan pasif tanpa berpikir.

Tafsiran

Taurat diberikan bukan sebagai teks statis, melainkan disertai perintah aktif untuk berpegang teguh dan mengajarkannya: pengetahuan yang menuntut komitmen, sekaligus peringatan tentang nasib mereka yang mengingkarinya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Dia menuliskan segala sesuatu pada lauh-lauh itu, sebagai pelajaran dan penjelasan. Dua guna. Yang diberikan bukan daftar aturan saja, melainkan juga alasannya.
  • Allah memerintahkan Musa berpegang dengan sungguh-sungguh, dan menyuruh kaumnya berpegang dengan sebaik-baiknya. Kata yang dipakai berbeda. Yang memimpin dituntut lebih keras daripada yang dipimpin.
  • Allah menutup dengan janji memperlihatkan negeri orang-orang fasik. Sesudah perintah berpegang. Yang diperlihatkan bukan pahala, melainkan apa yang terjadi pada yang tidak berpegang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

qwy/mtn per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qwy/mtn: qawiyy diterjemahkan 'kuat', quwwah diterjemahkan 'kekuatan', matiin diterjemahkan 'kukuh'. 51:58 quwwah+matiin terbedakan. Registri kekuatan lengkap. qawiyy (q-w-y): kuat/berdaya.