وَلَمَّا سُقِطَ فِي أَيْدِيهِمْ وَرَأَوْا أَنَّهُمْ قَدْ ضَلُّوا قَالُوا لَئِنْ لَمْ يَرْحَمْنَا رَبُّنَا وَيَغْفِرْ لَنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Dan setelah mereka sangat menyesali perbuatan mereka dan mengetahui bahwa mereka benar-benar sesat, mereka berkata, “Sungguh, jika Tuhan kami tidak memberi rahmat kepada kami dan tidak mengampuni kami, pastilah kami menjadi orang-orang yang rugi.”

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَلَمَّا سُقِطَ فِي أَيْدِيهِمْ وَرَأَوْا أَنَّهُمْ قَدْ ضَلُّوا قَالُوا لَئِنْ لَمْ يَرْحَمْنَا رَبُّنَا وَيَغْفِرْ لَنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَwa-lammaa suqita fii aydiihim wa-ra'aw annahum qad dalluu qaaluu la-in lam yarhamnaa rabbunaa wa-yaghfir lanaa la-nakuunanna mina l-khaasiriinadan setelah mereka sangat menyesali perbuatan mereka dan mengetahui bahwa mereka benar-benar sesat, mereka berkata, sungguh jika Tuhan kami tidak memberi rahmat kepada kami dan tidak mengampuni kami, pastilah kami menjadi orang-orang yang rugi
Catatan pilihan kata (ringkas)

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…Tuhan kami tidak memberi rahmat kepada kami dan tidak me…”. sebagian penerjemah: 'And when regret overcame them1 and they saw that they had gone astray, they said: “If our Lord have not mercy on us and forgive us, we will be among the losers.”' Corpus ayat ini: «yaroHamo, tanpa-al»; «yagofiro, tanpa-al». verba rahima diterjemahkan keluarga 'merahmati/memberi rahmat' (sejalan raahimiin diterjemahkan 'pemberi rahmat', kata terjemahan lain SENDIRI di 23:109) · ghafara diterjemahkan 'mengampuni' (keluarga 'ampun'; ≠ -f-w 'maaf').

Aplikasi

Urutan yang sehat: kesadaran akan kesalahan datang lebih dulu ('mengetahui bahwa mereka benar-benar sesat'), baru diikuti penyesalan tulus dan permohonan ampun, bukan pembelaan diri atau penyangkalan seperti pola Iblis sebelumnya. Konkretnya: urutan sehat merespons kesalahan sendiri adalah kesadaran jujur dulu (mengakui benar-benar keliru), baru diikuti penyesalan dan usaha memperbaiki, melompati tahap kesadaran jujur langsung ke pembelaan diri menghambat proses perbaikan yang sesungguhnya.