قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۖ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَكَلِمَاتِهِ وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

Katakanlah, “Wahai manusia, sesungguhnya aku Rasul Allah kepada kalian semua, yang memiliki kerajaan langit dan bumi. Tidak ada tuhan kecuali Dia, yang menghidupkan dan mematikan. Maka berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi, yang beriman kepada Allah dan kalimat-kalimat-Nya, dan ikutilah ia, agar kalian mendapat petunjuk.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِqul yaa ayyuhaa n-naasu innii rasuulu llaahi ilaykum jamii'an alladzii lahu mulku s-samaawaati wa-l-ardhikatakanlah, wahai manusia, sesungguhnya aku rasul Allah kepada kalian semua, yang memiliki kerajaan langit dan bumi
  2. لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُlaa ilaaha illaa huwa yuhyii wa-yumiitutidak ada tuhan kecuali Dia, yang menghidupkan dan mematikan
  3. فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَكَلِمَاتِهِ وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَfa-aaminuu bi-llaahi wa-rasuulihi n-nabiyyi l-ummiyyi lladzii yu'minu bi-llaahi wa-kalimaatihi wa-ttabi'uuhu la'allakum tahtaduunamaka berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi, yang beriman kepada Allah dan kalimat-kalimat-Nya, dan ikutilah ia, agar kalian mendapat petunjuk

Terjemahan per kata (32 kata)

  1. قُلْqulkatakanlah
  2. يَاyaawahai
  3. أَيُّهَاayyuhaasekalian
  4. النَّاسُn-naasumanusia
  5. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  6. رَسُولُrasuulurasul
  7. اللَّهِllaahiAllah
  8. إِلَيْكُمْilaykumkepada kalian
  9. جَمِيعًاjamii'ansemuanya
  10. الَّذِيalladziiyang
  11. لَهُlahubaginya
  12. مُلْكُmulkukerajaan
  13. السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
  14. وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
  15. لَاlaatidak ada
  16. إِلَٰهَilaahatuhan
  17. إِلَّاillaakecuali
  18. هُوَhuwaDia
  19. يُحْيِيyuhyiimenghidupkan
  20. وَيُمِيتُwa-yumiitudan mematikan
  21. فَآمِنُواfa-aaminuumaka berimanlah kalian
  22. بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
  23. وَرَسُولِهِwa-rasuulihidan Rasul-Nya
  24. النَّبِيِّn-nabiyyiNabi
  25. الْأُمِّيِّl-ummiyyiyang ummi
  26. الَّذِيlladziiyang
  27. يُؤْمِنُyu'minuberiman
  28. بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
  29. وَكَلِمَاتِهِwa-kalimaatihidan kalimat-kalimat-Nya
  30. وَاتَّبِعُوهُwa-ttabi'uuhudan ikutilah dia
  31. لَعَلَّكُمْla'allakumagar kalian
  32. تَهْتَدُونَtahtaduunamemperoleh petunjuk

Inti bacaan

Seruan diperluas secara eksplisit ke 'wahai manusia. kepada kalian semua', pergeseran dari pola sebelumnya (rasul dikirim khusus ke satu kaum) menjadi cakupan universal lintas semua bangsa. Konkretnya: pesan/prinsip yang benar-benar bernilai universal seharusnya relevan lintas kelompok dan latar belakang, bukan terbatas pada satu golongan saja, kesadaran akan cakupan universal sebuah nilai mendorong penerapan yang inklusif, bukan eksklusif hanya untuk kelompok tertentu.

Penjelasan pilihan kata

'Nabi yang ummi' dipertahankan transliterasi konsisten 7:157. Tanpa nama diri disisipkan.

Tafsiran

Seruan universal 'kepada kalian semua' menandai pergeseran skala dari konteks Bani Israil (7:156-157) ke seluruh manusia: tauhid dan kepercayaan pada utusan ini disampaikan sebagai jalan petunjuk bagi siapa pun.

Renungan dan Hikmah

  • Yang diperintahkan Allah menyeru wahai manusia, kepada kalian semua. Bukan kepada satu kaum. Cakupan itu disebutkan terang-terangan, dan penyebutannya sendiri sebuah perubahan dari pola yang sudah berjalan sebelumnya.
  • Sebelum menyeru beriman, disebutkan dahulu siapa yang mengutus: pemilik kerajaan langit dan bumi, yang menghidupkan dan mematikan. Kredensialnya bukan miliknya sendiri. Yang diperkenalkan lebih dahulu justru pengutusnya.
  • Sebutan yang dipakai Allah untuknya nabi yang ummi, bukan gelar yang meninggikan. Keterbatasan yang justru disebutkan. Kabar sebesar itu dibawa oleh orang yang disebut dengan sebutan yang paling sederhana.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, n-w-s, r-s-l, a-l-h, j-m-', m-l-k, s-m-w, a-r-d, h-y-y, m-w-t, a-m-n, n-b-a, a-m-m, k-l-m, t-b-', h-d-y): an-nabiyy al-ummii diterjemahkan 'nabi yang ummi', ummii = 'dari bangsa tak-ber-Kitab/gentile' (akar '-m-m=ummah), bukan 'buta huruf'; lihat (falsifikator 3:75; partisi biner ahl al-kitaab⟷ummiyyiin di 3:20; 'minhum/dari mereka' di 62:2 ⇒ bangsa). mulk diterjemahkan 'kerajaan' (akar m-l-k); ilaah diterjemahkan 'tuhan' (dijaga harfiah); kalimaat diterjemahkan 'kalimat-kalimat' (akar k-l-m; terjemahan lain gloss '(kitab-kitab-Nya)' dibuang); tahtaduun diterjemahkan 'mendapat petunjuk' (akar h-d-y HDY).