وَإِذْ قَالَتْ أُمَّةٌ مِنْهُمْ لِمَ تَعِظُونَ قَوْمًا ۙ اللَّهُ مُهْلِكُهُمْ أَوْ مُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا شَدِيدًا ۖ قَالُوا مَعْذِرَةً إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ
Dan ingatlah ketika suatu umat di antara mereka berkata, “Mengapa kalian menasihati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang keras?” Mereka berkata, “Sebagai alasan kepada Tuhan kalian, dan agar mereka bertakwa.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَإِذْ قَالَتْ أُمَّةٌ مِنْهُمْ لِمَ تَعِظُونَ قَوْمًاwa-idz qaalat ummatun minhum li-ma ta'izhuuna qawmandan ingatlah ketika suatu umat di antara mereka berkata, mengapa kalian menasihati kaum
- اللَّهُ مُهْلِكُهُمْ أَوْ مُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا شَدِيدًاllaahu muhlikuhum aw mu'adzdzibuhum 'adzaaban syadiidanyang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang keras
- قَالُوا مَعْذِرَةً إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَqaaluu ma'dziratan ilaa rabbikum wa-la'allahum yattaquunamereka berkata, sebagai alasan kepada Tuhan kalian, dan agar mereka bertakwa
Terjemahan per kata (19 kata)
- وَإِذْwa-idzdan ketika
- قَالَتْqaalatia berkata
- أُمَّةٌummatunumat
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- لِمَli-mamengapa
- تَعِظُونَta'izhuunakalian menasihati
- قَوْمًاqawmankaum
- اللَّهُllaahuAllah
- مُهْلِكُهُمْmuhlikuhumyang membinasakan mereka
- أَوْawatau
- مُعَذِّبُهُمْmu'adzdzibuhumyang mengazab mereka
- عَذَابًا'adzaabanazab
- شَدِيدًاsyadiidanyang keras
- قَالُواqaaluumereka berkata
- مَعْذِرَةًma'dziratanalasan
- إِلَىٰilaakepada
- رَبِّكُمْrabbikumTuhan kalian
- وَلَعَلَّهُمْwa-la'allahumdan agar mereka
- يَتَّقُونَyattaquunabertakwa
Inti bacaan
Menjawab yang bertanya 'mengapa menasihati kaum yang tampaknya sudah pasti dihukum?', jawabannya dua lapis: 'sebagai alasan (pembelaan) kepada Tuhan kalian, dan agar mereka bertakwa', terus menasihati punya nilai ganda meski hasilnya tidak pasti. Konkretnya: terus berusaha menasihati atau membantu seseorang yang tampak sudah jauh tersesat tetap punya nilai, baik sebagai bentuk tanggung jawab diri sendiri yang sudah berusaha (terlepas dari hasilnya) maupun karena kemungkinan (meski kecil) bahwa usaha itu benar-benar membantu, jangan berhenti hanya karena hasilnya tampak tidak pasti.
Tafsiran
Jawaban singkat ini menegaskan nilai menasihati bukan karena jaminan hasil, melainkan sebagai kewajiban di hadapan Allah: peringatan tetap disampaikan meski peluang perubahan tampak kecil.
Renungan dan Hikmah
- Yang bertanya mengapa masih menasihati bukan kaum yang melanggar, melainkan sesama yang menyaksikan. Pertanyaannya masuk akal. Allah merekam keberatan yang wajar itu, bukan cuma keberatan yang jelas keliru.
- Jawaban yang diberikan dua: sebagai alasan kepada Tuhan mereka, dan agar mereka bertakwa. Yang pertama tentang diri sendiri, yang kedua tentang orang lain. Bahkan bila yang kedua tidak tercapai, yang pertama tetap berlaku.
- Alasan yang disebut lebih dahulu bukan harapan berhasil, melainkan pertanggungjawaban di hadapan Allah. Yang dijaga posisi mereka sendiri. Menasihati ternyata punya nilai yang tidak bergantung pada apakah nasihat itu didengar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, a-m-m, w-'-zh, q-w-m, a-l-h, h-l-k, '-dz-b, sh-d-d, '-dz-r, r-b-b, w-q-y): ta'izhuuna diterjemahkan 'menasihati' (akar w-'-zh); muhlik diterjemahkan 'yang membinasakan' (akar h-l-k); adhaaban shadiidan diterjemahkan 'azab yang keras' (شديد DECIDED='keras'); ma'dhirah diterjemahkan 'alasan/uzur' (akar '-dz-r). gloss '(Ingatlah)/(lepas tanggung jawab)' dibuang.