فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ أَنْجَيْنَا الَّذِينَ يَنْهَوْنَ عَنِ السُّوءِ وَأَخَذْنَا الَّذِينَ ظَلَمُوا بِعَذَابٍ بَئِيسٍ بِمَا كَانُوا يَفْسُقُونَ
Maka ketika mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang mencegah dari keburukan, dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim azab yang dahsyat karena mereka selalu berbuat fasik.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ أَنْجَيْنَا الَّذِينَ يَنْهَوْنَ عَنِ السُّوءِ وَأَخَذْنَا الَّذِينَ ظَلَمُوا بِعَذَابٍ بَئِيسٍ بِمَا كَانُوا يَفْسُقُونَfa-lammaa nasuu maa dzukkiruu bihi anjaynaa lladziina yanhawna 'ani s-suu'i wa-akhadznaa lladziina zhalamuu bi-'adzaabin ba'iisin bi-maa kaanuu yafsuquunamaka ketika mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang mencegah dari keburukan, dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim azab yang dahsyat karena mereka selalu berbuat fasik
Terjemahan per kata (18 kata)
- فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
- نَسُواnasuumereka melupakan
- مَاmaaapa yang
- ذُكِّرُواdzukkiruudiperingatkan
- بِهِbihidengannya
- أَنْجَيْنَاanjaynaaKami selamatkan
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- يَنْهَوْنَyanhawnamereka melarang
- عَنِ'anidari
- السُّوءِs-suu'ikeburukan
- وَأَخَذْنَاwa-akhadznaadan Kami mengambil
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- ظَلَمُواzhalamuuberbuat zalim
- بِعَذَابٍbi-'adzaabindengan azab
- بَئِيسٍba'iisinyang keras
- بِمَاbi-maakarena apa yang
- كَانُواkaanuumereka selalu
- يَفْسُقُونَyafsuquunaberbuat fasik
Inti bacaan
Yang diselamatkan secara spesifik adalah 'orang-orang yang mencegah dari keburukan', bukan sekadar mereka yang secara pribadi tidak ikut melanggar, melainkan yang aktif berusaha menghentikan pelanggaran orang lain. Konkretnya: ada perbedaan penting antara pasif tidak melakukan kesalahan dan aktif berusaha mencegah orang lain melakukannya, keselamatan di sini dikaitkan dengan keterlibatan aktif menegur/mencegah, bukan sekadar menjaga tangan sendiri tetap bersih sambil membiarkan orang lain melanggar di sekitarnya.
Penjelasan pilihan kata
'azab yang pedih'→'azab yang dahsyat' (ba'iisin, akar bAs sama dg ba's 7:97-98, beda dr akar aliim yg biasa diterjemahkan 'pedih': pembedaan leksikal).
Tafsiran
Pembagian tiga golongan tersirat: yang melanggar, yang mencegah kemungkaran (diselamatkan), dan implisit yang diam saja, penekanan pada pentingnya mencegah, bukan sekadar tidak ikut melanggar.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut yang diselamatkan sebagai orang-orang yang mencegah dari keburukan, bukan yang tidak ikut melanggar. Golongan yang diam saja tidak disebut di kalimat mana pun. Ketiadaan mereka dalam daftar itu sendiri sebuah keterangan.
- Yang disebut sebagai pangkalnya mereka melupakan apa yang diperingatkan, bukan membantahnya. Tidak ada perlawanan yang diceritakan. Peringatan memang lebih sering kalah oleh waktu dan kesibukan daripada oleh bantahan.
- Azab disebut turun karena mereka selalu berbuat fasik. Kata yang dipakai menunjuk kebiasaan, bukan satu perbuatan. Allah menyebut yang berulang, dan yang berulang memang satu-satunya yang bisa disebut sebagai watak.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-s-y, dz-k-r, n-j-w, n-h-y, s-w-a, a-kh-dz, zh-l-m, '-dz-b, b-a-s, k-w-n, f-s-q): nasuu diterjemahkan 'melupakan' (akar n-s-y NSY); yanhawna an as-suu' diterjemahkan 'mencegah dari keburukan' (akar n-h-y); ba'iis diterjemahkan 'pedih/buruk' (akar b-'-s); yafsuquun diterjemahkan 'fasik' (akar f-s-q). gloss '(orang berbuat)' dibuang.