وَالَّذِينَ يُمَسِّكُونَ بِالْكِتَابِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ الْمُصْلِحِينَ

Dan orang-orang yang berpegang teguh pada Kitab dan menegakkan salat, sesungguhnya Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat perbaikan.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَالَّذِينَ يُمَسِّكُونَ بِالْكِتَابِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ الْمُصْلِحِينَwa-lladziina yumassikuuna bi-l-kitaabi wa-aqaamuu sh-shalaata innaa laa nudhii'u ajra l-mushlihiinadan orang-orang yang berpegang teguh pada Kitab dan menegakkan salat, sesungguhnya Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat perbaikan

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
  2. يُمَسِّكُونَyumassikuunamereka berpegang teguh
  3. بِالْكِتَابِbi-l-kitaabipada Kitab
  4. وَأَقَامُواwa-aqaamuudan mereka mendirikan
  5. الصَّلَاةَsh-shalaatasalat
  6. إِنَّاinnaasesungguhnya Kami
  7. لَاlaatidak
  8. نُضِيعُnudhii'uKami menyia-nyiakan
  9. أَجْرَajrapahala
  10. الْمُصْلِحِينَl-mushlihiinaorang-orang yang memperbaiki

Inti bacaan

Kontras dengan generasi sebelumnya (7:169): 'orang-orang yang berpegang teguh pada kitab suci dan menegakkan salat' dijanjikan pahala yang tidak akan disia-siakan, komitmen genuin (bukan sekadar mewarisi status) yang benar-benar dihargai. Konkretnya: warisan (tradisi, posisi, identitas kelompok) tanpa komitmen aktif menjalankannya tidak setara dengan komitmen genuin yang benar-benar dipraktikkan, nilai sejati terletak pada praktik aktif dan konsisten, bukan sekadar mewarisi status atau label dari generasi sebelumnya.

Penjelasan pilihan kata

'kitab suci (Taurat)'→'Kitab' polos (konsisten disiplin). 'orang-orang saleh'→'orang-orang yang berbuat perbaikan' (muslihiina akar slh bentuk keempat 'yang memperbaiki', dibedakan dr saalihuun 'yang saleh' 7:168 akar sama tapi bentuk beda).

Tafsiran

Penutup pericope Bani Israil: kontras dengan generasi korup sebelumnya, mereka yang tetap berpegang pada Kitab dan menegakkan salat dijamin tidak akan sia-sia usahanya.

Renungan dan Hikmah

  • Yang dipuji bukan yang memiliki Kitab, melainkan yang berpegang teguh padanya. Memiliki berhenti sekali; berpegang menuntut terus. Generasi sebelumnya di ayat sebelah memegang Kitab yang sama persis, dan itulah yang membuat perbedaannya jadi jelas.
  • Kata yang dipakai untuk mereka menandai orang yang memperbaiki, bukan sekadar orang yang baik. Yang dijanjikan Allah tidak disia-siakan adalah usaha memperbaiki. Menjadi baik bisa berhenti pada diri sendiri; memperbaiki selalu menyentuh sesuatu di luar.
  • Bentuk janjinya negatif: Kami tidak akan menyia-nyiakan. Bukan Kami akan membalas berlipat. Yang paling ditakutkan orang yang bekerja lama tanpa hasil yang terlihat memang bukan kurangnya balasan, melainkan kemungkinan bahwa seluruhnya sia-sia, dan justru itu yang ditutup Allah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…Taurat dan melaksanakan salat, sesungguhnya Kami tidak…”. Dalam ayat ini, 'salaah' bertakrif (memakai kata sandang al-). salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar').