وَإِذْ نَتَقْنَا الْجَبَلَ فَوْقَهُمْ كَأَنَّهُ ظُلَّةٌ وَظَنُّوا أَنَّهُ وَاقِعٌ بِهِمْ خُذُوا مَا آتَيْنَاكُمْ بِقُوَّةٍ وَاذْكُرُوا مَا فِيهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Dan ingatlah ketika Kami mengangkat gunung ke atas mereka, seakan-akan itu awan, dan mereka yakin bahwa itu akan jatuh menimpa mereka. “Peganglah dengan sungguh-sungguh apa yang telah Kami anugerahkan kepada kalian, serta ingatlah apa yang ada di dalamnya, agar kalian bertakwa.”

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَإِذْ نَتَقْنَا الْجَبَلَ فَوْقَهُمْ كَأَنَّهُ ظُلَّةٌ وَظَنُّوا أَنَّهُ وَاقِعٌ بِهِمْ خُذُوا مَا آتَيْنَاكُمْ بِقُوَّةٍ وَاذْكُرُوا مَا فِيهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَwa-idz nataqnaa l-jabala fawqahum ka-annahu zhullatun wa-zhannuu annahu waaqi'un bihim khudzuu maa aataynaakum bi-quwwatin wa-dzkuruu maa fiihi la'allakum tattaquunadan ingatlah ketika Kami mengangkat gunung ke atas mereka, seakan-akan itu awan, dan mereka yakin bahwa itu akan jatuh menimpa mereka; peganglah dengan sungguh-sungguh apa yang telah Kami anugerahkan kepada kalian, serta ingatlah apa yang ada di dalamnya, agar kalian bertakwa

Terjemahan per kata (19 kata)

  1. وَإِذْwa-idzdan ketika
  2. نَتَقْنَاnataqnaaKami mengangkat
  3. الْجَبَلَl-jabalagunung
  4. فَوْقَهُمْfawqahumdi atas mereka
  5. كَأَنَّهُka-annahuseakan-akan ia
  6. ظُلَّةٌzhullatunnaungan
  7. وَظَنُّواwa-zhannuudan mereka mengira
  8. أَنَّهُannahubahwa ia
  9. وَاقِعٌwaaqi'unyang pasti terjadi
  10. بِهِمْbihimpada mereka
  11. خُذُواkhudzuuambillah kalian
  12. مَاmaaapa yang
  13. آتَيْنَاكُمْaataynaakumKami berikan kepada kalian
  14. بِقُوَّةٍbi-quwwatindengan kuat
  15. وَاذْكُرُواwa-dzkuruudan ingatlah kalian
  16. مَاmaaapa yang
  17. فِيهِfiihidi dalamnya
  18. لَعَلَّكُمْla'allakumagar kalian
  19. تَتَّقُونَtattaquunabertakwa

Inti bacaan

Momen dramatis (gunung tergantung seakan akan jatuh) dipakai untuk menegaskan bobot serius sebuah komitmen: 'peganglah dengan teguh. agar kalian bertakwa'. Konkretnya: momen-momen yang terasa genting dan mengesankan bisa dipakai secara sengaja untuk menegaskan seberapa serius sebuah komitmen yang sedang dibuat, konteks yang dramatis membantu menanamkan kesadaran akan bobot suatu keputusan, bukan sekadar formalitas kosong yang mudah dilupakan.

Tafsiran

Gunung yang seakan menaungi mereka menjadi simbol tekanan eksistensial atas perjanjian yang mereka ambil, bukan paksaan sewenang-wenang, melainkan penegasan keseriusan komitmen yang diminta.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Dia mengangkat gunung ke atas mereka seakan awan. Benda paling berat diserupakan yang paling ringan. Gambaran itu yang membuat ketakutannya masuk akal.
  • Allah menyebut mereka yakin gunung itu akan menimpa. Bukan menduga. Perjanjian itu diambil pada saat keyakinan mereka paling penuh.
  • Yang diperintahkan memegang dengan sungguh-sungguh apa yang dianugerahkan. Bukan menerima. Yang diminta cara memegangnya, bukan sekadar menyimpannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

qwy/mtn per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qwy/mtn: qawiyy diterjemahkan 'kuat', quwwah diterjemahkan 'kekuatan', matiin diterjemahkan 'kukuh'. 51:58 quwwah+matiin terbedakan. Registri kekuatan lengkap. 3' qawiyy (q-w-y): kuat/berdaya.