وَلَوْ شِئْنَا لَرَفَعْنَاهُ بِهَا وَلَٰكِنَّهُ أَخْلَدَ إِلَى الْأَرْضِ وَاتَّبَعَ هَوَاهُ ۚ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ الْكَلْبِ إِنْ تَحْمِلْ عَلَيْهِ يَلْهَثْ أَوْ تَتْرُكْهُ يَلْهَثْ ۚ ذَٰلِكَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا ۚ فَاقْصُصِ الْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
Seandainya Kami menghendaki, niscaya Kami tinggikan ia dengannya, tetapi ia cenderung kepada bumi dan mengikuti hawa nafsunya. Maka perumpamaannya seperti anjing: jika engkau menghalaunya, ia menjulurkan lidahnya, atau jika engkau membiarkannya, ia menjulurkan lidahnya. Demikian itu perumpamaan kaum yang mendustakan tanda-tanda Kami. Maka ceritakanlah kisah itu, agar mereka berpikir.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَلَوْ شِئْنَا لَرَفَعْنَاهُ بِهَا وَلَٰكِنَّهُ أَخْلَدَ إِلَى الْأَرْضِ وَاتَّبَعَ هَوَاهُwa-law syi'naa la-rafa'naahu bihaa wa-laakinnahu akhlada ilaa l-ardhi wa-ttaba'a hawaahuseandainya Kami menghendaki, niscaya Kami tinggikan ia dengannya, tetapi ia cenderung kepada bumi dan mengikuti hawa nafsunya
- فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ الْكَلْبِ إِنْ تَحْمِلْ عَلَيْهِ يَلْهَثْ أَوْ تَتْرُكْهُ يَلْهَثْfa-matsaluhu ka-matsali l-kalbi in tahmil 'alayhi yalhats aw tatrukhu yalhatsmaka perumpamaannya seperti anjing, jika engkau menghalaunya, ia menjulurkan lidahnya, atau jika engkau membiarkannya, ia menjulurkan lidahnya
- ذَٰلِكَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَاdzaalika matsalu l-qawmi lladziina kadzdzabuu bi-aayaatinaademikian itu perumpamaan kaum yang mendustakan tanda-tanda Kami
- فَاقْصُصِ الْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَfa-qshushi l-qashasha la'allahum yatafakkaruunamaka ceritakanlah kisah itu, agar mereka berpikir
Terjemahan per kata (30 kata)
- وَلَوْwa-lawdan sekiranya
- شِئْنَاsyi'naaKami kehendaki
- لَرَفَعْنَاهُla-rafa'naahusungguh Kami akan meninggikannya
- بِهَاbihaadengannya
- وَلَٰكِنَّهُwa-laakinnahutetapi ia
- أَخْلَدَakhladacenderung
- إِلَىilaakepada
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- وَاتَّبَعَwa-ttaba'adan mengikuti
- هَوَاهُhawaahuhawa nafsunya
- فَمَثَلُهُfa-matsaluhumaka perumpamaannya
- كَمَثَلِka-matsaliseperti perumpamaan
- الْكَلْبِl-kalbianjing
- إِنْinjika
- تَحْمِلْtahmilEngkau bebankan
- عَلَيْهِ'alayhiatasnya
- يَلْهَثْyalhatsmenjulurkan lidah
- أَوْawatau
- تَتْرُكْهُtatrukhuengkau membiarkannya
- يَلْهَثْyalhatsmenjulurkan lidah
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- مَثَلُmatsaluperumpamaan
- الْقَوْمِl-qawmikaum
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كَذَّبُواkadzdzabuumendustakan
- بِآيَاتِنَاbi-aayaatinaapada tanda-tanda Kami
- فَاقْصُصِfa-qshushimaka ceritakanlah
- الْقَصَصَl-qashashakisah
- لَعَلَّهُمْla'allahumagar mereka
- يَتَفَكَّرُونَyatafakkaruunamereka merenungkan
Inti bacaan
Perumpamaan anjing yang menjulurkan lidah baik dihalau maupun dibiarkan, gambaran nafsu yang gelisah dan tidak pernah puas apa pun kondisi eksternalnya, karena masalahnya ada di dalam, bukan di luar. Konkretnya: hasrat yang tidak terkendali (terhadap kekayaan, pengakuan, kesenangan) sering tidak mereda apa pun keadaan eksternalnya, 'diberi lebih' atau 'ditahan' sama-sama menghasilkan kegelisahan yang sama jika akarnya adalah nafsu yang tidak dikelola dari dalam, bukan kekurangan dari luar.
Tafsiran
Perumpamaan anjing yang tetap menjulurkan lidah baik dihalau maupun dibiarkan menggambarkan hawa nafsu yang tak terkendali: orang ini gagal memanfaatkan tanda-tanda yang dianugerahkan, memilih terikat pada bumi alih-alih naik melampauinya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Dia sanggup meninggikannya dengan ayat-ayat itu. Bahannya ada padanya. Yang menghalangi bukan kekurangan bekal, melainkan ke mana ia condong.
- Kata yang Allah pakai cenderung kepada bumi. Bukan jatuh atau tergelincir. Yang terjadi kemiringan pelan, dan kemiringan pelan tidak terasa saat berlangsung.
- Perumpamaan yang Allah pakai anjing yang menjulurkan lidah baik dihalau maupun dibiarkan. Dua perlakuan, satu tanggapan. Yang digambarkan keadaan yang tak berubah oleh apa pun yang datang dari luar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.