سَاءَ مَثَلًا الْقَوْمُ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَأَنْفُسَهُمْ كَانُوا يَظْلِمُونَ
Sangat buruk perumpamaan kaum yang mendustakan tanda-tanda Kami. Dan diri mereka sendirilah yang selalu mereka zalimi.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- سَاءَ مَثَلًا الْقَوْمُ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَأَنْفُسَهُمْ كَانُوا يَظْلِمُونَsaa'a matsalan l-qawmu lladziina kadzdzabuu bi-aayaatinaa wa-anfusahum kaanuu yazhlimuunasangat buruk perumpamaan kaum yang mendustakan tanda-tanda Kami; dan diri mereka sendirilah yang selalu mereka zalimi
Terjemahan per kata (9 kata)
- سَاءَsaa'aseburuk-buruk
- مَثَلًاmatsalanperumpamaan
- الْقَوْمُl-qawmukaum
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كَذَّبُواkadzdzabuumendustakan
- بِآيَاتِنَاbi-aayaatinaapada tanda-tanda Kami
- وَأَنْفُسَهُمْwa-anfusahumdan diri mereka
- كَانُواkaanuumereka selalu
- يَظْلِمُونَyazhlimuunamenzalimi
Inti bacaan
Penekanan berulang: mereka yang mendustakan tanda-tanda 'hanya menzalimi diri mereka sendiri', kerugian utama dari penolakan kebenaran kembali pada diri pelaku, bukan pihak lain. Konkretnya: saat menolak kebenaran atau nasihat yang baik demi kenyamanan sesaat, kerugian terbesar sebenarnya dialami oleh diri sendiri, bukan pihak yang menawarkan kebenaran itu, kesadaran ini membantu memotivasi keterbukaan menerima koreksi, karena penolakan pada akhirnya merugikan diri sendiri paling dalam.
Penjelasan pilihan kata
'diri mereka sendiri' difronting sesuai penekanan Arab (anfusahum di depan verba).
Tafsiran
Kezaliman dalam kisah ini bukan ditujukan kepada pihak luar: kerugian sepenuhnya menimpa diri sendiri, konsisten dengan pola seluruh pericope ini.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut perumpamaan kaum itu sangat buruk. Yang dinilai perumpamaannya. Gambaran yang baru saja diberikan diberi keterangan tentang betapa rendahnya.
- Allah menyebut yang mereka zalimi diri mereka sendiri. Bukan tanda-tanda-Nya. Pendustaan itu tidak mengurangi apa pun dari yang didustakan.
- Kata yang Allah pakai menunjuk perbuatan yang berlangsung terus. Bukan sekali. Kerugian yang menimpa diri sendiri berlangsung tiap hari tanpa terasa sebagai kerugian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.