مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِي ۖ وَمَنْ يُضْلِلْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ
Siapa yang Allah beri petunjuk, dialah yang mendapat petunjuk; dan siapa yang Allah sesatkan, merekalah orang-orang yang rugi.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِيman yahdi llaahu fa-huwa l-muhtadiisiapa yang Allah beri petunjuk, dialah yang mendapat petunjuk
- وَمَنْ يُضْلِلْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَwa-man yudhlil fa-ulaa'ika humu l-khaasiruunadan siapa yang Allah sesatkan, merekalah orang-orang yang rugi
Terjemahan per kata (10 kata)
- مَنْmanorang yang
- يَهْدِyahdimemberi petunjuk
- اللَّهُllaahuAllah
- فَهُوَfa-huwamaka dia
- الْمُهْتَدِيl-muhtadiiorang yang mendapat petunjuk
- وَمَنْwa-mandan orang yang
- يُضْلِلْyudhlilmenyesatkan
- فَأُولَٰئِكَfa-ulaa'ikamaka mereka itu
- هُمُhumumerekalah
- الْخَاسِرُونَl-khaasiruunaorang-orang yang rugi
Inti bacaan
Formula sederhana: petunjuk membawa pada keadaan terpandu, kesesatan membawa pada kerugian, hubungan sebab-akibat yang lugas tanpa jalan tengah ambigu. Konkretnya: kejernihan tentang hubungan sebab-akibat antara arah yang diambil dan hasil yang didapat (bukan hasil yang terpisah dari arah) membantu menilai pilihan hidup dengan lebih jujur, hasil akhir bukan misteri acak, melainkan konsekuensi logis dari arah yang dipilih sepanjang jalan.
Penjelasan pilihan kata
Ulaa'ika(jauh)→'merekalah'.
Tafsiran
Penutup singkat yang tegas: petunjuk dan kesesatan bukan hasil kebetulan, melainkan konsekuensi dari pilihan yang telah dijelaskan panjang lebar dalam ayat-ayat sebelumnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut siapa yang Dia beri petunjuk dialah yang mendapatnya, dan siapa yang Dia sesatkan merekalah yang rugi. Bentuk kalimatnya sama. Dua ujung disebut dengan susunan yang persis bercermin.
- Untuk yang pertama, kata gantinya tunggal: dialah. Untuk yang kedua, jamak. Perbedaan bilangan itu ada di dalam kalimat yang sama.
- Yang kedua Dia sebut orang-orang yang rugi. Bahasa dagang. Yang tersesat digambarkan kehilangan sesuatu, bukan sekadar salah jalan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar h-d-y, a-l-h, d-l-l, kh-s-r): yahdi diterjemahkan 'memberi petunjuk' (akar h-d-y HDY); yudlil diterjemahkan 'menyesatkan' (akar d-l-l putaran 78: idlaal dibatasi teks lewat urutan+sasaran); muhtadii diterjemahkan 'mendapat petunjuk'. Selaras.