أَوَلَمْ يَتَفَكَّرُوا ۗ مَا بِصَاحِبِهِمْ مِنْ جِنَّةٍ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا نَذِيرٌ مُبِينٌ
Ataukah mereka tidak merenungkan bahwa pada teman mereka tidak ada kegilaan sedikit pun? Ia tidak lain hanyalah pemberi peringatan yang nyata.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَوَلَمْ يَتَفَكَّرُواa-wa-lam yatafakkaruuataukah mereka tidak merenungkan
- مَا بِصَاحِبِهِمْ مِنْ جِنَّةٍmaa bi-shaahibihim min jinnatinbahwa pada teman mereka tidak ada kegilaan sedikit pun
- إِنْ هُوَ إِلَّا نَذِيرٌ مُبِينٌin huwa illaa nadziirun mubiinunia tidak lain hanyalah pemberi peringatan yang nyata
Terjemahan per kata (11 kata)
- أَوَلَمْa-wa-lamdan tidakkah
- يَتَفَكَّرُواyatafakkaruumereka merenungkan
- مَاmaatidaklah
- بِصَاحِبِهِمْbi-shaahibihimpada kawan mereka
- مِنْmindari
- جِنَّةٍjinnatingila
- إِنْinjika
- هُوَhuwaia
- إِلَّاillaakecuali
- نَذِيرٌnadziirunpemberi peringatan
- مُبِينٌmubiinunyang nyata
Inti bacaan
Bantahan terhadap tuduhan tidak berdasar (kegilaan) mengandalkan pengamatan langsung dan berkelanjutan: 'pada teman mereka tidak ada kegilaan sedikit pun', mereka yang benar-benar mengenalnya sudah tahu tuduhan itu tidak berdasar. Konkretnya: pengamatan langsung dan mendalam terhadap seseorang dari waktu ke waktu (bukan tuduhan sepintas berdasarkan prasangka) adalah dasar yang lebih andal untuk menilai karakter, sebelum menerima tuduhan serius terhadap seseorang, pertimbangkan apakah tuduhan itu benar-benar konsisten dengan pengamatan langsung dan berkelanjutan.
Penjelasan pilihan kata
'teman mereka' (saahibihim) dipertahankan polos tanpa nama diri, konsisten anti-tambahan-nama.
Tafsiran
Tuduhan kegilaan dibantah dengan argumen sederhana: fungsi pembawa peringatan justru menuntut kejernihan pikiran, bukan kekacauan mental.
Renungan dan Hikmah
- Allah tidak membantah tuduhan itu dengan bukti; Dia meminta mereka merenungkan. Yang diminta kerja pikiran mereka sendiri. Tuduhan yang runtuh begitu orang berhenti sejenak dan mengingat memang tidak perlu dijawab dengan apa-apa lagi.
- Kata yang dipakai teman mereka, bukan nama atau gelar. Kedekatan itu ditonjolkan. Orang yang sudah bertahun-tahun mereka kenal sehari-hari tidak bisa tiba-tiba dituduh gila tanpa membantah ingatan mereka sendiri.
- Yang disebut Allah tentangnya cuma satu: pemberi peringatan yang nyata. Tidak ada gelar lain yang ditambahkan. Bantahan atas tuduhan besar dijawab dengan menyebut peran yang paling sederhana, dan kesederhanaan itu sendiri sudah menjadi jawabannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar f-k-r, s-h-b, j-n-n, n-dz-r, b-y-n): yatafakkaruu diterjemahkan 'merenungkan' (akar f-k-r); saahib diterjemahkan 'teman'; jinnah diterjemahkan 'kegilaan' (akar j-n-n); nadhiir diterjemahkan 'pemberi peringatan' (akar n-dz-r). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.