إِنَّ الَّذِينَ تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ عِبَادٌ أَمْثَالُكُمْ ۖ فَادْعُوهُمْ فَلْيَسْتَجِيبُوا لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Sesungguhnya yang kalian seru selain Allah adalah hamba-hamba seperti kalian; maka serulah mereka, lalu biarlah mereka menyahut kalian, jika kalian orang-orang yang benar.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ عِبَادٌ أَمْثَالُكُمْinna lladziina tad'uuna min duuni llaahi ibaadun amtsaalukumsesungguhnya yang kalian seru selain Allah adalah hamba-hamba seperti kalian
- فَادْعُوهُمْ فَلْيَسْتَجِيبُوا لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَfa-d'uuhum fa-l-yastajiibuu lakum in kuntum saadiqiinamaka serulah mereka, lalu biarlah mereka menyahut kalian, jika kalian orang-orang yang benar
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar d-'-w, d-w-n, a-l-h, '-b-d, m-ts-l, j-w-b, k-w-n, s-d-q): ibaad amthaalukum diterjemahkan 'hamba-hamba seperti kalian' (yang diseru pun makhluk/hamba; terjemahan lain 'makhluk (yang lemah)'); tad'uuna diterjemahkan 'menyeru' (akar d-'-w); yastajiibuu diterjemahkan 'menyahut' (akar j-w-b); saadiqiin diterjemahkan 'orang-orang yang benar' (akar s-d-q putaran 84). gloss '(berhala-berhala)' dibuang.
Aplikasi
Tantangan empiris langsung: 'serulah mereka, lalu biarlah mereka menyahut kalian, jika kalian orang-orang yang benar', klaim bisa diuji secara praktis, bukan sekadar diperdebatkan secara abstrak. Konkretnya: klaim tentang keandalan sesuatu bisa dan seharusnya diuji secara praktis (memanggil dan melihat responsnya) daripada hanya diperdebatkan secara teoritis, kesediaan menguji klaim secara empiris adalah cara yang lebih meyakinkan untuk menyelesaikan perdebatan daripada argumen tanpa akhir.