خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ
Ambillah pemaafan, dan perintahkanlah kepada yang makruf, dan berpalinglah dari orang-orang yang jahil.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَkhudzi l-'afwa wa-mur bi-l-'urfi wa-a'ridh 'ani l-jaahiliinaambillah pemaafan, dan perintahkanlah kepada yang makruf, dan berpalinglah dari orang-orang yang jahil
Terjemahan per kata (7 kata)
- خُذِkhudziambillah
- الْعَفْوَl-'afwamaaf
- وَأْمُرْwa-murdan suruhlah
- بِالْعُرْفِbi-l-'urfidengan yang makruf
- وَأَعْرِضْwa-a'ridhdan berpalinglah
- عَنِ'anidari
- الْجَاهِلِينَl-jaahiliinaorang-orang yang jahil
Inti bacaan
Tiga prinsip praktis berurutan: 'ambillah pemaafan, perintahlah pada yang makruf, berpalinglah dari orang-orang bodoh', sebuah paket etika ringkas untuk berinteraksi dengan orang lain sehari-hari. Konkretnya: kerangka sederhana ini bisa dipraktikkan langsung, default ke sikap pemaaf terhadap kesalahan orang lain, aktif mendorong kebaikan, dan menarik diri dari perdebatan dengan pihak yang jelas tidak berniat baik, tiga respons yang tepat untuk situasi yang berbeda, bukan satu formula tunggal untuk semua interaksi.
Tafsiran
Tiga prinsip etika ringkas: kelapangan hati memaafkan, keteguhan menegakkan kebaikan, dan kebijaksanaan menghindari perdebatan sia-sia dengan yang tak mau mendengar.
Renungan dan Hikmah
- Allah memerintahkan mengambil pemaafan. Bukan menuntut hak. Yang diperintahkan lebih dahulu sikap terhadap kekurangan orang.
- Perintah kedua yang Allah berikan menyuruh kepada yang makruf. Sesudah memaafkan. Yang berhak menyuruh kebaikan adalah yang lebih dahulu memaafkan.
- Yang ketiga berpaling dari orang jahil. Bukan melawan. Tiga perintah itu menutup seluruh cara menghadapi orang: memaafkan, menyeru, dan meninggalkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Jadilah pemaaf,” diterjemahkan “Ambillah pemaafan,”. -f-w: 31/31 selaras; afuwwun ghafuur = komplementer hapus+tutup, bukan pengulangan. Dalam ayat ini, “'afw” bertakrif (memakai kata sandang al-).