إِنَّ الَّذِينَ اتَّقَوْا إِذَا مَسَّهُمْ طَائِفٌ مِنَ الشَّيْطَانِ تَذَكَّرُوا فَإِذَا هُمْ مُبْصِرُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa, jika mereka disentuh godaan dari setan, mereka pun ingat. Maka seketika itu juga mereka melihat.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. إِنَّ الَّذِينَ اتَّقَوْا إِذَا مَسَّهُمْ طَائِفٌ مِنَ الشَّيْطَانِ تَذَكَّرُوا فَإِذَا هُمْ مُبْصِرُونَinna lladziina ttaqaw idzaa massahum thaa'ifun mina sy-syaythaani tadzakkaruu fa-idzaa hum mubshiruunasesungguhnya orang-orang yang bertakwa, jika mereka disentuh godaan dari setan, mereka pun ingat, maka seketika itu juga mereka melihat

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. اتَّقَوْاttaqawbertakwa
  4. إِذَاidzaaapabila
  5. مَسَّهُمْmassahummenimpa mereka
  6. طَائِفٌthaa'ifunbisikan
  7. مِنَminadari
  8. الشَّيْطَانِsy-syaythaanisetan
  9. تَذَكَّرُواtadzakkaruumereka mengambil pelajaran
  10. فَإِذَاfa-idzaamaka seketika itu
  11. هُمْhummereka
  12. مُبْصِرُونَmubshiruunaorang-orang yang melihat

Inti bacaan

Yang membedakan orang bertakwa bukan ketiadaan godaan, melainkan kecepatan pulih: 'mereka segera ingat. seketika itu juga mereka melihat', kesadaran yang cepat kembali setelah tergelincir sesaat. Konkretnya: standar realistis bukan tidak pernah tergoda sama sekali, melainkan seberapa cepat kesadaran pulih dan mengoreksi arah setelah tergelincir, mengukur pertumbuhan diri lewat kecepatan pemulihan (bukan ketiadaan kesalahan total) adalah standar yang lebih realistis dan lebih membangun.

Tafsiran

Ketakwaan tidak berarti kebal dari godaan, melainkan memiliki mekanisme pemulihan cepat: sentuhan godaan diikuti kesadaran yang segera mengembalikan penglihatan spiritual.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut orang bertakwa pun disentuh godaan. Tak kebal. Yang membedakan bukan datangnya godaan, melainkan apa yang terjadi sesudah ia menyentuh.
  • Tanggapan yang Allah sebut: mereka ingat. Bukan melawan. Yang menyelamatkan bukan kekuatan menahan, melainkan sesuatu yang muncul kembali di kepala.
  • Akibatnya disebut seketika itu juga mereka melihat. Cepat. Yang tadi gelap kembali terang tanpa jeda, dan itu buah dari mengingat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.