وَإِذَا لَمْ تَأْتِهِمْ بِآيَةٍ قَالُوا لَوْلَا اجْتَبَيْتَهَا ۚ قُلْ إِنَّمَا أَتَّبِعُ مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ مِنْ رَبِّي ۚ هَٰذَا بَصَائِرُ مِنْ رَبِّكُمْ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
Dan jika engkau tidak membawakan suatu tanda kepada mereka, mereka berkata, “Mengapa tidak engkau buat sendiri tanda itu?” Katakanlah, “Sesungguhnya aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Ini adalah tanda-tanda yang nyata dari Tuhan kalian, petunjuk, dan rahmat bagi kaum yang beriman.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَإِذَا لَمْ تَأْتِهِمْ بِآيَةٍ قَالُوا لَوْلَا اجْتَبَيْتَهَاwa-idzaa lam ta'tihim bi-aayatin qaaluu lawlaa jtabaytahaadan jika engkau tidak membawakan suatu tanda kepada mereka, mereka berkata, mengapa tidak engkau buat sendiri tanda itu
- قُلْ إِنَّمَا أَتَّبِعُ مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ مِنْ رَبِّيqul innamaa attabi'u maa yuuhaa ilayya min rabbiikatakanlah, sesungguhnya aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku
- هَٰذَا بَصَائِرُ مِنْ رَبِّكُمْ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَhaadzaa basaa'iru min rabbikum wa-hudan wa-rahmatun li-qawmin yu'minuunaini adalah tanda-tanda yang nyata dari Tuhan kalian, petunjuk, dan rahmat bagi kaum yang beriman
Aplikasi
Menghadapi tuntutan 'buat sendiri tanda itu' (fabrikasi konten sesuai keinginan audiens), respons Nabi menolak tegas: 'aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku'. Konkretnya: menolak memanipulasi atau membuat-buat sesuatu hanya untuk memuaskan tuntutan audiens yang tidak sabar adalah integritas yang perlu dipertahankan, kesetiaan pada sumber/kebenaran yang otentik lebih penting daripada memuaskan ekspektasi sesaat, meski itu berarti kehilangan popularitas jangka pendek.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Akar akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda' (keputusan Pak FD 16 Jul, tanpa pengecualian; lih.). Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti. sebagian penerjemah: 'And when thou bringest them not a proof, they say: “Oh, that thou hadst but chosen one!” Say thou: “I follow only what is revealed to me from my Lord; this is a means of insight from your Lord, and guidance, and a mercy for people who believe.”'