وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ

Dan ingatlah Tuhanmu dalam dirimu dengan rendah hati dan rasa takut, dan tanpa mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang; dan janganlah engkau termasuk orang-orang yang lalai.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَwa-dzkur rabbaka fii nafsika tadharru'an wa-khiifatan wa-duuna l-jahri mina l-qawli bi-l-ghuduwwi wa-l-aashaali wa-laa takun mina l-ghaafiliinadan ingatlah Tuhanmu dalam dirimu dengan rendah hati dan rasa takut, dan tanpa mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang, dan janganlah engkau termasuk orang-orang yang lalai

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. وَاذْكُرْwa-dzkurdan sebutlah
  2. رَبَّكَrabbakaTuhanmu
  3. فِيfiidalam
  4. نَفْسِكَnafsikadirimu
  5. تَضَرُّعًاtadharru'andengan merendahkan diri
  6. وَخِيفَةًwa-khiifatandan rasa takut
  7. وَدُونَwa-duunadan selain
  8. الْجَهْرِl-jahriterang-terangan
  9. مِنَminadari
  10. الْقَوْلِl-qawliperkataan
  11. بِالْغُدُوِّbi-l-ghuduwwipada pagi hari
  12. وَالْآصَالِwa-l-aashaalidan petang hari
  13. وَلَاwa-laadan janganlah
  14. تَكُنْtakunadalah
  15. مِنَminadari
  16. الْغَافِلِينَl-ghaafiliinaorang-orang yang lalai

Inti bacaan

Praktik mengingat yang dianjurkan bersifat pribadi dan tenang: 'dalam dirimu. tanpa mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang', kesadaran spiritual yang dipraktikkan rutin dan privat, bukan pertunjukan publik. Konkretnya: praktik refleksi/kesadaran rutin yang dilakukan secara privat dan konsisten (pagi-petang, tanpa perlu disaksikan orang lain) membangun fondasi batin yang lebih kokoh daripada praktik yang hanya ditampilkan di depan umum, kualitas praktik privat sering lebih menentukan daripada kesan yang ditampilkan ke luar.

Tafsiran

Dzikir yang dituntun di sini bersifat personal dan tenang, bukan pertunjukan, melainkan kesadaran berkelanjutan sepanjang hari yang menjaga dari kelalaian.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyuruh mengingat Tuhanmu di dalam dirimu. Bukan di lisan. Tempat yang ditunjuk bagian yang tak seorang pun bisa memeriksanya.
  • Yang diminta menyertainya rendah hati dan rasa takut. Dua-duanya. Mengingat tanpa keduanya berhenti menjadi mengingat.
  • Allah menambahkan tanpa mengeraskan suara. Sengaja dibatasi. Yang tak terdengar orang lain justru yang diperintahkan, dan itu menutup jalan bagi pamer.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar dz-k-r, r-b-b, n-f-s, d-r-', kh-w-f, d-w-n, j-h-r, q-w-l, gh-d-w, a-s-l, k-w-n, gh-f-l): fii nafsika diterjemahkan 'dalam dirimu' (nafs diterjemahkan 'diri', bukan 'hati'); tadarru'an/khiifah diterjemahkan 'rendah hati/rasa takut' (akar d-r-' + akar kh-w-f); ghuduww/aasaal diterjemahkan 'pagi/petang'; ghaafiliin diterjemahkan 'lalai' (akar gh-f-l). Selaras.