كَمَا أَخْرَجَكَ رَبُّكَ مِنْ بَيْتِكَ بِالْحَقِّ وَإِنَّ فَرِيقًا مِنَ الْمُؤْمِنِينَ لَكَارِهُونَ
Sebagaimana Tuhanmu mengeluarkanmu dari rumahmu dengan kebenaran, dan sesungguhnya sebagian dari orang-orang beriman benar-benar tidak menyukainya,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- كَمَا أَخْرَجَكَ رَبُّكَ مِنْ بَيْتِكَ بِالْحَقِّ وَإِنَّ فَرِيقًا مِنَ الْمُؤْمِنِينَ لَكَارِهُونَka-maa akhrajaka rabbuka min baytika bi-l-haqqi wa-inna fariiqan mina l-mu'miniina la-kaarihuunasebagaimana Tuhanmu mengeluarkanmu dari rumahmu dengan kebenaran, dan sesungguhnya sebagian dari orang-orang beriman benar-benar tidak menyukainya
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar kh-r-j, r-b-b, b-y-t, h-q-q, f-r-q, a-m-n, k-r-h): akhraja diterjemahkan 'mengeluarkan' (akar kh-r-j); bi-l-haqq diterjemahkan 'dengan kebenaran' (akar h-q-q); fariiq diterjemahkan 'sebagian/golongan' (akar f-r-q); kaarihuun diterjemahkan 'tidak menyukai' (akar k-r-h putaran KRH). gloss '(Peristiwa itu)/(berdasar)' dibuang.
Aplikasi
Pengakuan jujur bahwa 'sebagian dari orang-orang beriman benar-benar tidak menyukai' arahan yang ternyata benar, keengganan awal tidak menghapus status keimanan mereka. Konkretnya: merasa enggan atau ragu terhadap sebuah keputusan yang ternyata benar (sebelum terbukti hasilnya) adalah pengalaman manusiawi yang wajar, bukan tanda kekurangan keyakinan, kejujuran tentang keengganan awal ini penting, karena menuntut diri sendiri untuk selalu merasa yakin 100% sebelum bertindak adalah standar yang tidak realistis.