وَإِذْ يَعِدُكُمُ اللَّهُ إِحْدَى الطَّائِفَتَيْنِ أَنَّهَا لَكُمْ وَتَوَدُّونَ أَنَّ غَيْرَ ذَاتِ الشَّوْكَةِ تَكُونُ لَكُمْ وَيُرِيدُ اللَّهُ أَنْ يُحِقَّ الْحَقَّ بِكَلِمَاتِهِ وَيَقْطَعَ دَابِرَ الْكَافِرِينَ
Dan ingatlah ketika Allah menjanjikan kepada kalian bahwa salah satu dari dua golongan adalah milik kalian, sedangkan kalian menginginkan bahwa yang tidak mempunyai kekuatan senjatalah milik kalian. Dan Allah menghendaki agar Dia menetapkan yang benar dengan ketentuan-Nya, dan memusnahkan orang-orang yang kufur hingga ke akar-akarnya,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَإِذْ يَعِدُكُمُ اللَّهُ إِحْدَى الطَّائِفَتَيْنِ أَنَّهَا لَكُمْ وَتَوَدُّونَ أَنَّ غَيْرَ ذَاتِ الشَّوْكَةِ تَكُونُ لَكُمْ وَيُرِيدُ اللَّهُ أَنْ يُحِقَّ الْحَقَّ بِكَلِمَاتِهِ وَيَقْطَعَ دَابِرَ الْكَافِرِينَwa-idz ya'idukumu llaahu ihdaa th-thaa'ifatayni annahaa lakum wa-tawadduuna anna ghayra dzaati sy-syawkati takuunu lakum wa-yuriidu llaahu an yuhiqqa l-haqqa bi-kalimaatihi wa-yaqtha'a daabira l-kaafiriinadan ingatlah ketika Allah menjanjikan kepada kalian bahwa salah satu dari dua golongan adalah milik kalian, sedangkan kalian menginginkan bahwa yang tidak mempunyai kekuatan senjatalah milik kalian, dan Allah menghendaki agar Dia menetapkan yang benar dengan ketentuan-Nya, dan memusnahkan orang-orang yang kufur hingga ke akar-akarnya
Terjemahan per kata (23 kata)
- وَإِذْwa-idzdan ketika
- يَعِدُكُمُya'idukumumenjanjikan kalian
- اللَّهُllaahuAllah
- إِحْدَىihdaasalah satu
- الطَّائِفَتَيْنِth-thaa'ifataynidua golongan
- أَنَّهَاannahaabahwa ia
- لَكُمْlakumkepada kalian
- وَتَوَدُّونَwa-tawadduunadan kalian menginginkan
- أَنَّannabahwa
- غَيْرَghayraselain
- ذَاتِdzaatiyang memiliki
- الشَّوْكَةِsy-syawkatikekuatan bersenjata
- تَكُونُtakuunumenjadi
- لَكُمْlakumkepada kalian
- وَيُرِيدُwa-yuriidudan Dia menghendaki
- اللَّهُllaahuAllah
- أَنْanuntuk
- يُحِقَّyuhiqqamenegakkan
- الْحَقَّl-haqqakebenaran
- بِكَلِمَاتِهِbi-kalimaatihidengan kalimat-kalimat-Nya
- وَيَقْطَعَwa-yaqtha'adan Dia memusnahkan
- دَابِرَdaabirapangkal
- الْكَافِرِينَl-kaafiriinaorang-orang yang kufur
Inti bacaan
Kesenjangan jujur antara keinginan manusia (jalan yang lebih mudah, 'tidak mempunyai kekuatan senjata') dan apa yang sebenarnya terjadi (jalan yang lebih sulit namun menegakkan kebenaran lebih tegas), preferensi manusiawi terhadap kemudahan diakui secara terbuka. Konkretnya: keinginan alami untuk memilih jalan yang lebih mudah adalah manusiawi dan diakui secara jujur di sini, tapi jalan yang lebih sulit kadang justru yang menghasilkan pembuktian dan pembelajaran yang lebih bermakna, sebuah pertimbangan yang layak diingat saat menghadapi pilihan antara mudah dan bermakna.
Tafsiran
Ketegangan antara keinginan manusiawi (menghindari konfrontasi bersenjata) dan kehendak ilahi (menegakkan kebenaran secara tuntas) menjadi inti drama Perang Badar: hasil akhirnya membuktikan rencana Allah lebih tepat daripada preferensi manusia.
Renungan dan Hikmah
- Allah mencatat bahwa mereka menginginkan golongan yang tidak bersenjata. Keinginan itu tidak disembunyikan dari cerita. Memilih yang lebih ringan bukan sesuatu yang perlu disangkal; yang perlu diketahui cuma bahwa pilihannya bukan di tangan mereka.
- Kalimatnya menyandingkan apa yang mereka inginkan dan apa yang Allah kehendaki, dengan kata yang sama untuk keduanya. Yang membedakan bukan kesungguhan menginginkan, melainkan siapa yang menentukan hasilnya.
- Yang dikehendaki disebut menetapkan yang benar, bukan memenangkan mereka. Tujuannya bukan pihaknya. Kemenangan yang datang belakangan ternyata akibat, bukan maksud yang disebut lebih dahulu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
verba wadda (cabang 'ingin') = pemakaian diteruskan terjemahan lain; kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; lih. kerangka utk dua-cabang akar. Konvensi wdd: waduud diterjemahkan 'penyayang' (takrif 'Sang Penyayang' 85:14); mawaddah/wudd diterjemahkan 'rasa sayang'; yuwaadduuna diterjemahkan 'saling menyayangi'; wadda (ingin) diterjemahkan pemakaian diteruskan (cabang keinginan); Wadd 71:23=nama. Registri kolisi kasih: pengasih=rahiim, penyayang=waduud, iba=ra'uuf, rahmat=rahmah, cinta=h-b-b (belum dibedah), sayang=w-d-d.