إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ أَنِّي مُمِدُّكُمْ بِأَلْفٍ مِنَ الْمَلَائِكَةِ مُرْدِفِينَ
Ketika kalian memohon pertolongan kepada Tuhan kalian, lalu Dia mengabulkan bagi kalian, “Sesungguhnya Aku akan membantu kalian dengan seribu malaikat yang beriring.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ أَنِّي مُمِدُّكُمْ بِأَلْفٍ مِنَ الْمَلَائِكَةِ مُرْدِفِينَidz tastaghiitsuuna rabbakum fa-stajaaba lakum annii mumiddukum bi-alfin mina l-malaa'ikati murdifiinaketika kalian memohon pertolongan kepada Tuhan kalian, lalu Dia mengabulkan bagi kalian, sesungguhnya Aku akan membantu kalian dengan seribu malaikat yang beriring
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar gh-w-ts, r-b-b, j-w-b, m-d-d, a-l-f, m-l-k, r-d-f): tastaghiithuuna diterjemahkan 'memohon pertolongan' (akar gh-w-ts); istajaaba diterjemahkan 'mengabulkan' (akar j-w-b); mumidd diterjemahkan 'yang membantu' (akar m-d-d); murdifiin diterjemahkan 'yang beriring' (akar r-d-f). gloss '(Ingatlah)/(-nya)/(seraya berfirman)/(bala bantuan)' dibuang.
Aplikasi
Permohonan pertolongan yang tulus di tengah krisis nyata dijawab langsung, model doa yang lahir dari kebutuhan genuine, bukan formalitas. Konkretnya: momen paling genting sering menjadi saat permohonan paling tulus dan langsung, mengingat pola ini membantu memahami bahwa permintaan tolong yang jujur dan mendesak (kepada sumber yang tepat) adalah respons yang wajar terhadap kesulitan nyata, bukan tanda kelemahan.