ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ شَاقُّوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ وَمَنْ يُشَاقِقِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَإِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Demikian itu karena mereka menentang Allah dan Rasul-Nya; dan siapa yang menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Allah keras hukuman-Nya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ شَاقُّوا اللَّهَ وَرَسُولَهُdzaalika bi-annahum shaaqquu llaaha wa-rasuulahudemikian itu karena mereka menentang Allah dan Rasul-Nya
  2. وَمَنْ يُشَاقِقِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَإِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِwa-man yushaaqiqi llaaha wa-rasuulahu fa-inna llaaha shadiidu l-iqaabidan siapa yang menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Allah keras hukuman-Nya
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar sh-q-q, a-l-h, r-s-l, sh-d-d, '-q-b): shaaqquu diterjemahkan 'menentang' (akar sh-q-q); shadiid al-'iqaab diterjemahkan 'keras hukuman-Nya' (شديد DECIDED='keras', bukan 'sangat keras'). gloss '(Ketentuan)' dibuang.

Aplikasi

Konsekuensi berat dikaitkan spesifik dengan 'menentang' (shaaqquu, perlawanan aktif), bukan sekadar perbedaan pendapat, melainkan penentangan yang disengaja terhadap otoritas yang jelas. Konkretnya: ada perbedaan penting antara ketidaksepakatan yang wajar dan penentangan aktif yang disengaja terhadap sesuatu yang sudah jelas kebenarannya, mengenali perbedaan kategori ini membantu menilai keseriusan sebuah konflik secara lebih akurat.