فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ قَتَلَهُمْ ۚ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ رَمَىٰ ۚ وَلِيُبْلِيَ الْمُؤْمِنِينَ مِنْهُ بَلَاءً حَسَنًا ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Maka bukan kalian yang membunuh mereka, melainkan Allah yang membunuh mereka; dan bukan engkau yang melempar ketika engkau melempar, melainkan Allah yang melempar, dan agar Dia memberi cobaan yang baik kepada orang-orang mukmin dari-Nya. Sesungguhnya Allah mendengar lagi berilmu.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ قَتَلَهُمْfa-lam taqtuluuhum wa-laakinna llaaha qatalahummaka bukan kalian yang membunuh mereka, melainkan Allah yang membunuh mereka
- وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ رَمَىٰwa-maa ramayta idz ramayta wa-laakinna llaaha ramaadan bukan engkau yang melempar ketika engkau melempar, melainkan Allah yang melempar
- وَلِيُبْلِيَ الْمُؤْمِنِينَ مِنْهُ بَلَاءً حَسَنًاwa-li-yubliya l-mu'miniina minhu balaa'an hasanandan agar Dia memberi cobaan yang baik kepada orang-orang mukmin dari-Nya
- إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌinna llaaha samii'un aliimunsesungguhnya Allah mendengar lagi berilmu
Aplikasi
Pengingat bahwa hasil dari usaha keras sekalipun ('bukan engkau yang melempar ketika engkau melempar') pada akhirnya bergantung pada faktor yang melampaui kendali penuh pelaku, sebuah koreksi terhadap kecenderungan mengklaim keberhasilan semata sebagai hasil kemampuan diri sendiri. Konkretnya: pencapaian besar dalam hidup (yang tampak seperti murni hasil usaha sendiri) biasanya melibatkan faktor-faktor di luar kendali penuh diri sendiri, kerendahan hati untuk mengakui hal ini mencegah kesombongan berlebihan atas pencapaian, tanpa menghapus nilai usaha yang memang sungguh-sungguh dilakukan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih..