وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً ۖ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Dan peliharalah diri kalian dari fitnah yang tidak hanya akan menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kalian. Dan ketahuilah bahwa Allah keras hukuman-Nya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةًwa-ttaquu fitnatan laa tusiibanna lladziina zhalamuu minkum khaassatandan peliharalah diri kalian dari fitnah yang tidak hanya akan menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kalian
- وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِwa-lamuu anna llaaha shadiidu l-iqaabidan ketahuilah bahwa Allah keras hukuman-Nya
Catatan pilihan kata (ringkas)
C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP); lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih..
Aplikasi
Peringatan bahwa konsekuensi 'tidak hanya menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kalian', kelalaian kolektif membiarkan kesalahan berlanjut bisa berdampak pada seluruh kelompok, bukan hanya pelaku langsung. Konkretnya: dalam sebuah kelompok/komunitas, membiarkan kesalahan sebagian anggota berlanjut tanpa koreksi bisa membawa konsekuensi bagi seluruh kelompok, bukan hanya pelaku langsung, ini memberi dasar tanggung jawab kolektif untuk saling menegur, bukan sekadar menjaga diri sendiri tetap 'bersih' sambil membiarkan yang lain salah.