وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا قَالُوا قَدْ سَمِعْنَا لَوْ نَشَاءُ لَقُلْنَا مِثْلَ هَٰذَا ۙ إِنْ هَٰذَا إِلَّا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ

Dan apabila tanda-tanda Kami dibacakan kepada mereka, mereka berkata, “Sungguh, kami telah mendengar. Jika kami menghendaki, niscaya kami dapat mengucapkan yang seperti ini juga. Ini tidak lain hanyalah dongeng orang-orang terdahulu.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا قَالُوا قَدْ سَمِعْنَا لَوْ نَشَاءُ لَقُلْنَا مِثْلَ هَٰذَاwa-idzaa tutlaa 'alayhim aayaatunaa qaaluu qad sami'naa law nasyaa'u la-qulnaa mitsla haadzaadan apabila tanda-tanda Kami dibacakan kepada mereka, mereka berkata, sungguh kami telah mendengar, jika kami menghendaki, niscaya kami dapat mengucapkan yang seperti ini juga
  2. إِنْ هَٰذَا إِلَّا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَin haadzaa illaa asaathiiru l-awwaliinaini tidak lain hanyalah dongeng orang-orang terdahulu

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. وَإِذَاwa-idzaadan apabila
  2. تُتْلَىٰtutlaadibacakan
  3. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  4. آيَاتُنَاaayaatunaatanda-tanda Kami
  5. قَالُواqaaluumereka berkata
  6. قَدْqadsungguh
  7. سَمِعْنَاsami'naakami mendengar
  8. لَوْlawsekiranya
  9. نَشَاءُnasyaa'uKami kehendaki
  10. لَقُلْنَاla-qulnaasungguh Kami akan berkata
  11. مِثْلَmitslaseperti
  12. هَٰذَاhaadzaaini
  13. إِنْinjika
  14. هَٰذَاhaadzaaini
  15. إِلَّاillaakecuali
  16. أَسَاطِيرُasaathiirudongeng-dongeng
  17. الْأَوَّلِينَl-awwaliinaorang-orang terdahulu

Inti bacaan

Klaim sombong 'jika kami menghendaki, niscaya kami dapat mengucapkan yang seperti ini juga' tidak pernah benar-benar diuji atau dibuktikan, sebuah bualan kosong yang menghindari tantangan nyata dengan klaim kemampuan yang tidak pernah dicoba. Konkretnya: klaim 'aku juga bisa melakukan itu kalau aku mau' yang tidak pernah benar-benar dicoba atau dibuktikan adalah cara menghindari pengakuan kekaguman/kekalahan tanpa harus benar-benar diuji, kewaspadaan terhadap pola serupa pada diri sendiri (meremehkan pencapaian orang lain dengan klaim kemampuan yang tak pernah dibuktikan) penting untuk kejujuran diri.

Tafsiran

Penolakan berupa klaim mampu meniru menunjukkan sikap defensif yang tidak diuji secara nyata: pernyataan 'jika kami menghendaki' tidak pernah dibuktikan dengan tindakan konkret, sebuah bentuk penyangkalan tanpa pembuktian.

Renungan dan Hikmah

  • Klaim mereka digantungkan pada kehendak sendiri: jika kami menghendaki. Syarat itu tak pernah dipenuhi. Kesanggupan yang selalu digantungkan pada kemauan tidak pernah bisa diuji, dan barangkali memang untuk itulah ia diucapkan.
  • Mereka membuka dengan mengaku sudah mendengar. Pengakuan itu diberikan lebih dahulu. Allah merekam bahwa penolakan mereka datang sesudah mendengar, bukan sebagai ganti mendengar.
  • Sebutan yang mereka pakai dongeng orang-orang terdahulu. Yang dipersoalkan bukan isinya, melainkan usianya. Menyebut sesuatu kuno memang cara tercepat untuk tidak perlu menimbangnya, dan Allah merekam cara itu apa adanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. '