وَقَاتِلُوهُمْ حَتَّىٰ لَا تَكُونَ فِتْنَةٌ وَيَكُونَ الدِّينُ كُلُّهُ لِلَّهِ ۚ فَإِنِ انْتَهَوْا فَإِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Dan perangilah mereka sampai tidak ada lagi fitnah dan pertanggungjawaban seutuhnya hanya bagi Allah. Jika mereka berhenti, sesungguhnya Allah melihat apa yang mereka kerjakan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَقَاتِلُوهُمْ حَتَّىٰ لَا تَكُونَ فِتْنَةٌ وَيَكُونَ الدِّينُ كُلُّهُ لِلَّهِwa-qaatiluuhum hattaa laa takuuna fitnatun wa-yakuuna d-diinu kulluhu li-llaahidan perangilah mereka sampai tidak ada lagi fitnah dan pertanggungjawaban seutuhnya hanya bagi Allah
  2. فَإِنِ انْتَهَوْا فَإِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ بَصِيرٌfa-ini ntahaw fa-inna llaaha bi-maa ya'maluuna bashiirunjika mereka berhenti, sesungguhnya Allah melihat apa yang mereka kerjakan

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. وَقَاتِلُوهُمْwa-qaatiluuhumdan perangilah mereka
  2. حَتَّىٰhattaasampai
  3. لَاlaatidak
  4. تَكُونَtakuunamenjadi
  5. فِتْنَةٌfitnatunfitnah
  6. وَيَكُونَwa-yakuunadan menjadi
  7. الدِّينُd-diinuagama
  8. كُلُّهُkulluhuseluruhnya
  9. لِلَّهِli-llaahibagi Allah
  10. فَإِنِfa-inimaka jika
  11. انْتَهَوْاntahawmereka berhenti
  12. فَإِنَّfa-innamaka sesungguhnya
  13. اللَّهَllaahaAllah
  14. بِمَاbi-maakarena apa yang
  15. يَعْمَلُونَya'maluunamereka kerjakan
  16. بَصِيرٌbashiirunmelihat

Inti bacaan

Tujuan yang dinyatakan bukan dominasi untuk kepentingannya sendiri, melainkan penghentian 'fitnah' (penganiayaan/penindasan), dan begitu penindasan berhenti, jalan de-eskalasi terbuka: 'jika mereka berhenti, Allah melihat apa yang mereka kerjakan'. Konkretnya: tujuan mengakhiri sebuah konflik yang sah adalah menghentikan penindasan/ketidakadilan yang mendasarinya, bukan dominasi demi dominasi, begitu penyebab konflik yang sebenarnya (penindasan) berhenti, pintu rekonsiliasi seharusnya terbuka, bukan terus dipertahankan demi kemenangan semata.

Tafsiran

Tujuan akhir yang ditetapkan bukan penaklukan untuk kepentingan sendiri, melainkan berakhirnya fitnah dan tegaknya kondisi di mana pertanggungjawaban sepenuhnya diarahkan kepada Allah, bukan kepada kekuasaan manusia mana pun.

Renungan dan Hikmah

  • Tujuan yang disebut Allah sampai tidak ada lagi fitnah. Bukan sampai musuh kalah. Yang menjadi ukuran keadaan, bukan pihak, dan ukuran itu bisa tercapai tanpa siapa pun ditundukkan.
  • Kalimat berikutnya menyebut jika mereka berhenti. Pintu keluarnya disebutkan di ayat yang sama. Perintah yang menyertakan sendiri syarat berakhirnya tidak bisa dibaca sebagai izin tanpa ujung.
  • Sesudah menyebut mereka berhenti, penutupnya bukan perintah lanjutan, melainkan Allah melihat apa yang mereka kerjakan. Penilaiannya diserahkan. Yang tersisa sesudah senjata diletakkan bukan urusan manusia lagi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain menerjemahkan diin di sini sbg 'agama'. terjemahan ini menyeragamkan ke 'pertanggungjawaban' lintas 87 ayat akar diin. Rollout kelompok (b) akar diin. Penyeragaman 'pertanggungjawaban' menegakkan Prinsip #1 (konsistensi leksikal) & menyanggah reduksi 'agama=institusi'. PASS: berbasis terjemahan lain edisi terkini dgn kata diin ditukar. akar d-y-n (dyn), sense 'agama/cara-hidup/doktrin'. Diverifikasi corpus Leeds (root dyn). Konvensi terjemahan ini: diin diterjemahkan 'pertanggungjawaban' (kata payung; definisi-jangkar & entri kanonik 1:4).