وَاعْلَمُوا أَنَّمَا غَنِمْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَأَنَّ لِلَّهِ خُمُسَهُ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ إِنْ كُنْتُمْ آمَنْتُمْ بِاللَّهِ وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Dan ketahuilah, sesungguhnya apa pun yang kalian peroleh sebagai rampasan, maka seperlimanya untuk Allah, dan Rasul, dan kerabat, dan anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, dan ibnusabil, jika kalian beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami pada hari al-Furqan, yaitu hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah berkuasa atas segala sesuatu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَاعْلَمُوا أَنَّمَا غَنِمْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَأَنَّ لِلَّهِ خُمُسَهُ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ إِنْ كُنْتُمْ آمَنْتُمْ بِاللَّهِ وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِwa-'lamuu annamaa ghanimtum min syay'in fa-anna li-llaahi khumusahu wa-li-r-rasuuli wa-li-dzii l-qurbaa wa-l-yataamaa wa-l-masaakiini wa-bni s-sabiili in kuntum aamantum bi-llaahi wa-maa anzalnaa 'alaa 'abdinaa yawma l-furqaani yawma ltaqaa l-jam'aanidan ketahuilah, sesungguhnya apa pun yang kalian peroleh sebagai rampasan, maka seperlimanya untuk Allah, dan Rasul, dan kerabat, dan anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, dan ibnusabil, jika kalian beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami pada hari al-Furqan, yaitu hari bertemunya dua pasukan
- وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌwa-llaahu 'alaa kulli syay'in qadiirundan Allah berkuasa atas segala sesuatu
Terjemahan per kata (33 kata)
- وَاعْلَمُواwa-'lamuudan ketahuilah kalian
- أَنَّمَاannamaabahwa hanyalah
- غَنِمْتُمْghanimtumkalian peroleh
- مِنْmindari
- شَيْءٍsyay'insesuatu
- فَأَنَّfa-annamaka sesungguhnya
- لِلَّهِli-llaahibagi Allah
- خُمُسَهُkhumusahuseperlimanya
- وَلِلرَّسُولِwa-li-r-rasuulidan bagi Rasul
- وَلِذِيwa-li-dziidan bagi pemilik
- الْقُرْبَىٰl-qurbaakekerabatan
- وَالْيَتَامَىٰwa-l-yataamaadan anak-anak yatim
- وَالْمَسَاكِينِwa-l-masaakiinidan orang-orang miskin
- وَابْنِwa-bnidan anak
- السَّبِيلِs-sabiilijalan
- إِنْinjika
- كُنْتُمْkuntumkalian adalah
- آمَنْتُمْaamantumkalian beriman
- بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
- وَمَاwa-maadan apa yang
- أَنْزَلْنَاanzalnaaKami menurunkan
- عَلَىٰ'alaaatas
- عَبْدِنَا'abdinaahamba Kami
- يَوْمَyawmahari
- الْفُرْقَانِl-furqaanipembeda
- يَوْمَyawmahari
- الْتَقَىltaqaabertemu
- الْجَمْعَانِl-jam'aanidua pasukan
- وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
- عَلَىٰ'alaaatas
- كُلِّkullisegala
- شَيْءٍsyay'insesuatu
- قَدِيرٌqadiirunberkuasa
Inti bacaan
Alokasi sumber daya bersama (rampasan perang) ditetapkan terstruktur, dengan bagian khusus dialokasikan untuk kelompok rentan (anak yatim, orang miskin, musafir), pembagian yang direncanakan, bukan diserahkan pada keputusan sepihak yang berkuasa. Konkretnya: mengalokasikan sebagian sumber daya bersama secara terstruktur untuk kelompok rentan (bukan hanya membagikannya berdasarkan kekuatan/kontribusi semata) adalah prinsip keadilan distributif yang bisa diterapkan dalam pengelolaan sumber daya kolektif apa pun, struktur alokasi yang jelas mencegah yang kuat mengambil semuanya.
Tafsiran
Ayat khumus ini menetapkan pembagian seperlima harta rampasan kepada lima golongan; penafsiran mayoritas memahami 'kerabat' di sini merujuk kerabat pembawa risalah, mengingat posisinya bersanding langsung setelah penyebutan Rasul dalam daftar. 'Hari al-Furqan' (hari pemisahan tegas antara yang benar dan salah) merujuk pada hari pertemuan dua pasukan yang disebutkan langsung setelahnya, tanpa nama pertempuran spesifik disisipkan.
Renungan dan Hikmah
- Dalam daftar penerima seperlima itu, yang disebut sesudah Allah dan Rasul adalah kerabat, anak yatim, orang miskin, dan orang dalam perjalanan. Tak satu pun dari mereka ikut bertempur. Bagian yang paling terjamin justru diberikan kepada yang tak punya cara menuntutnya sendiri.
- Pembagiannya ditetapkan Allah sebagai aturan, bukan diserahkan kepada kemurahan hati sesudah harta terkumpul. Yang membedakan keduanya besar. Kemurahan hati bergantung pada suasana hati orang yang sedang memegang, sedangkan aturan tetap berlaku pada hari ketika tak seorang pun sedang merasa murah hati.
- Aturan pembagian ini diberi syarat: 'jika kalian beriman kepada Allah'. Keimanan disebutkan bukan di ayat tentang keyakinan, melainkan di ayat tentang siapa mendapat berapa. Tempat pengakuan iman diuji ternyata bukan di lisan, melainkan di pembagian yang mengurangi jatah sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP). Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).