إِذْ يُرِيكَهُمُ اللَّهُ فِي مَنَامِكَ قَلِيلًا ۖ وَلَوْ أَرَاكَهُمْ كَثِيرًا لَفَشِلْتُمْ وَلَتَنَازَعْتُمْ فِي الْأَمْرِ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ سَلَّمَ ۗ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
Ketika Allah memperlihatkan mereka kepadamu di dalam mimpimu sedikit. Dan seandainya Allah memperlihatkan mereka kepadamu banyak, niscaya kalian gentar dan kalian akan berbantah-bantahan dalam urusan itu, tetapi Allah telah menyelamatkan. Sesungguhnya Dia berilmu akan apa yang ada dalam hati.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- إِذْ يُرِيكَهُمُ اللَّهُ فِي مَنَامِكَ قَلِيلًاidz yuriikahumu llaahu fii manaamika qaliilanketika Allah memperlihatkan mereka kepadamu di dalam mimpimu sedikit
- وَلَوْ أَرَاكَهُمْ كَثِيرًا لَفَشِلْتُمْ وَلَتَنَازَعْتُمْ فِي الْأَمْرِ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ سَلَّمَwa-law araakahum katsiiran la-fashiltum wa-la-tanaaza'tum fii l-amri wa-laakinna llaaha sallamadan seandainya Allah memperlihatkan mereka kepadamu banyak, niscaya kalian gentar dan kalian akan berbantah-bantahan dalam urusan itu, tetapi Allah telah menyelamatkan
- إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِinnahu aliimun bi-dzaati s-suduurisesungguhnya Dia berilmu akan apa yang ada dalam hati
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih.. sebagian penerjemah: 'When1 God showed them in thy dream as few; and had He shown them as many you would have lost heart and disputed together over the matter; but God delivered.
Aplikasi
Cara sebuah tantangan DIPERSEPSIKAN (dalam mimpi, jumlah lawan terlihat sedikit) memengaruhi kekompakan dan keberanian kelompok menghadapinya, persepsi bukan sekadar cerminan pasif dari fakta objektif. Konkretnya: cara sebuah tantangan dipersepsikan oleh sebuah tim/kelompok (menakutkan vs. dapat diatasi) sangat memengaruhi kekompakan dan performa mereka menghadapinya, mengelola persepsi kolektif terhadap tantangan (tanpa berbohong tentang faktanya) adalah bagian penting dari menjaga moral kelompok.