وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ ۖ وَاصْبِرُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
Dan taatilah Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kalian berselisih, karena kalian menjadi gentar dan kekuatan kalian hilang. Dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْwa-atii'uu llaaha wa-rasuulahu wa-laa tanaaza'uu fa-tafshaluu wa-tadzhaba riihukumdan taatilah Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kalian berselisih, karena kalian menjadi gentar dan kekuatan kalian hilang
- وَاصْبِرُواwa-sbiruudan bersabarlah
- إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَinna llaaha ma'a s-saabiriinasesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar
Aplikasi
Perselisihan internal secara eksplisit diidentifikasi sebagai PENYEBAB LANGSUNG melemahnya kekuatan: 'janganlah kalian berselisih, karena kalian menjadi gentar dan kekuatan kalian hilang'. Konkretnya: perselisihan internal dalam sebuah tim/kelompok yang menghadapi tantangan bersama bukan sekadar gangguan kecil, melainkan penyebab langsung melemahnya kemampuan kolektif menghadapi tantangan itu, menjaga kesatuan tujuan dan komunikasi yang baik dalam tim adalah prasyarat praktis untuk kekuatan kolektif, bukan sekadar soal keharmonisan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar t-w-', a-l-h, r-s-l, n-z-', f-sh-l, dz-h-b, r-w-h, s-b-r): atii'uu diterjemahkan 'taatilah' (akar t-w-' putaran 58); tanaaza'uu diterjemahkan 'berselisih' (akar n-z-'); tafshaluu diterjemahkan 'menjadi gentar' (akar f-sh-l); riih diterjemahkan 'angin (kekuatan/semangat)' (akar r-w-h); isbiruu diterjemahkan 'bersabarlah' (akar s-b-r). Selaras.