وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ خَرَجُوا مِنْ دِيَارِهِمْ بَطَرًا وَرِئَاءَ النَّاسِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ وَاللَّهُ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ

Dan janganlah kalian menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampung halaman mereka dengan angkuh dan ingin dilihat orang, dan menghalangi dari jalan Allah. Dan Allah meliputi apa yang mereka kerjakan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ خَرَجُوا مِنْ دِيَارِهِمْ بَطَرًا وَرِئَاءَ النَّاسِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِwa-laa takuunuu ka-lladziina kharajuu min diyaarihim batharan wa-ri'aa'a n-naasi wa-yashudduuna 'an sabiili llaahidan janganlah kalian menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampung halaman mereka dengan angkuh dan ingin dilihat orang, dan menghalangi dari jalan Allah
  2. وَاللَّهُ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌwa-llaahu bi-maa ya'maluuna muhiithundan Allah meliputi apa yang mereka kerjakan

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. وَلَاwa-laadan janganlah
  2. تَكُونُواtakuunuukalian menjadi
  3. كَالَّذِينَka-lladziinaseperti orang-orang yang
  4. خَرَجُواkharajuumereka keluar
  5. مِنْmindari
  6. دِيَارِهِمْdiyaarihimrumah-rumah mereka
  7. بَطَرًاbatharandengan sombong
  8. وَرِئَاءَwa-ri'aa'adan pamer
  9. النَّاسِn-naasimanusia
  10. وَيَصُدُّونَwa-yashudduunadan mereka menghalangi
  11. عَنْ'andari
  12. سَبِيلِsabiilijalan
  13. اللَّهِllaahiAllah
  14. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  15. بِمَاbi-maaatas apa yang
  16. يَعْمَلُونَya'maluunamereka kerjakan
  17. مُحِيطٌmuhiithunmeliputi

Inti bacaan

Kritik terhadap tindakan yang dilakukan 'dengan angkuh dan ingin dilihat orang', motif pamer dan kesombongan mengotori bahkan tindakan yang tampak berani atau baik dari luar. Konkretnya: memeriksa motif di balik tindakan yang tampak baik atau berani (dilakukan demi tujuan yang tulus, atau demi ingin dilihat/dipuji orang lain) penting, tindakan yang sama secara lahiriah bisa punya nilai yang sangat berbeda tergantung motif yang sebenarnya mendorongnya.

Tafsiran

Motif keluar berperang dibedakan tajam: kesombongan dan pamer di hadapan orang lain, bukan komitmen pada kebenaran, adalah motif yang justru berujung menghalangi jalan Allah, bukan menegakkannya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka keluar dengan angkuh, ingin dilihat orang, dan menghalangi dari jalan-Nya. Tiga. Yang dilarang bukan keluarnya, melainkan ketiga hal yang menyertainya.
  • Yang kedua menyangkut penonton. Bukan niat kepada Allah. Perbuatan yang dikerjakan agar terlihat disebut sejajar dengan menghalangi jalan-Nya.
  • Penutupnya menyebut Dia meliputi apa yang mereka kerjakan. Kata meliputi dipakai. Yang dikerjakan untuk dilihat orang berada di dalam pandangan yang jauh lebih luas.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-w-n, kh-r-j, d-w-r, b-t-r, r-a-y, n-w-s, s-d-d, s-b-l, a-l-h, '-m-l, h-w-t): bataran diterjemahkan 'angkuh'; ri'aa' an-naas diterjemahkan 'ingin dilihat orang (riya)' (akar r-'-y); yasudduun diterjemahkan 'menghalangi' (akar s-d-d); muhiit diterjemahkan 'meliputi' (akar h-w-t). gloss '(orang)' dibuang.