كَدَأْبِ آلِ فِرْعَوْنَ ۙ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۚ كَفَرُوا بِآيَاتِ اللَّهِ فَأَخَذَهُمُ اللَّهُ بِذُنُوبِهِمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Keadaan mereka serupa dengan keadaan pengikut Firaun dan orang-orang sebelum mereka. Mereka kufur terhadap tanda-tanda Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Sesungguhnya Allah kuat lagi keras hukuman-Nya.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. كَدَأْبِ آلِ فِرْعَوْنَka-da'bi aali fir'awnakeadaan mereka serupa dengan keadaan pengikut Firaun
  2. وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْwa-lladziina min qablihimdan orang-orang sebelum mereka
  3. كَفَرُوا بِآيَاتِ اللَّهِ فَأَخَذَهُمُ اللَّهُ بِذُنُوبِهِمْkafaruu bi-aayaati llaahi fa-akhadzahumu llaahu bi-dzunuubihimmereka kufur terhadap tanda-tanda Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosa mereka
  4. إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ شَدِيدُ الْعِقَابِinna llaaha qawiyyun syadiidu l-'iqaabisesungguhnya Allah kuat lagi keras hukuman-Nya

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. كَدَأْبِka-da'biseperti kebiasaan
  2. آلِaalikeluarga
  3. فِرْعَوْنَfir'awnaFiraun
  4. وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
  5. مِنْmindari
  6. قَبْلِهِمْqablihimsebelum mereka
  7. كَفَرُواkafaruukufur
  8. بِآيَاتِbi-aayaatipada tanda-tanda
  9. اللَّهِllaahiAllah
  10. فَأَخَذَهُمُfa-akhadzahumumaka menimpa mereka
  11. اللَّهُllaahuAllah
  12. بِذُنُوبِهِمْbi-dzunuubihimkarena dosa-dosa mereka
  13. إِنَّinnasesungguhnya
  14. اللَّهَllaahaAllah
  15. قَوِيٌّqawiyyunMahakuat
  16. شَدِيدُsyadiidukeras
  17. الْعِقَابِl-'iqaabihukuman

Inti bacaan

Pola yang sama ('serupa dengan keadaan pengikut Fir'aun') diulang lintas berbagai kelompok berbeda di sepanjang sejarah, mekanisme sebab-akibat (penolakan → konsekuensi) yang konsisten meski konteksnya berbeda-beda. Konkretnya: mengenali pola yang berulang lintas sejarah dan konteks (bukan menganggap setiap kegagalan sebagai kasus unik yang tidak bisa dipelajari) membantu mengidentifikasi mekanisme dasar yang menyebabkan kegagalan berulang, pola yang sudah terbukti berulang layak dijadikan pelajaran serius, bukan diabaikan sebagai kebetulan.

Tafsiran

Pola sejarah berulang: bangsa yang menolak tanda-tanda kebenaran menghadapi konsekuensi yang sama, tanpa memandang zaman, kesamaan pola ini menjadi peringatan bagi generasi mana pun yang mengulangi sikap yang sama.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyerupakan keadaan mereka dengan pengikut Firaun dan orang-orang sebelumnya. Bukan satu bandingan, melainkan sederet. Yang sedang berlangsung ternyata sudah pernah berlangsung, dengan pemeran yang berganti.
  • Allah menyebut siksaan itu disebabkan dosa-dosa mereka. Sebabnya diletakkan pada perbuatan, bukan pada nasib. Pola yang berulang bukan kutukan yang menimpa; ia akibat yang selalu menyusul sebab yang sama.
  • Allah menutup dengan menyebut diri-Nya kuat lagi keras hukuman-Nya. Kekuatan lebih dahulu, hukuman kemudian. Yang keras hukumannya tanpa kekuatan cuma menakut-nakuti; urutan itu menutup pembacaan semacam itu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.