ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ لَمْ يَكُ مُغَيِّرًا نِعْمَةً أَنْعَمَهَا عَلَىٰ قَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۙ وَأَنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka. Dan sesungguhnya Allah mendengar lagi berilmu.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ لَمْ يَكُ مُغَيِّرًا نِعْمَةً أَنْعَمَهَا عَلَىٰ قَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْdzaalika bi-anna llaaha lam yaku mughayyiran ni'matan an'amahaa alaa qawmin hattaa yughayyiruu maa bi-anfusihimyang demikian itu karena sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka
  2. وَأَنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌwa-anna llaaha samii'un aliimundan sesungguhnya Allah mendengar lagi berilmu
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih..

Aplikasi

Prinsip fundamental: 'Allah tidak akan mengubah suatu nikmat... sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka', perubahan keadaan eksternal (baik naik maupun turun) didahului oleh perubahan internal. Konkretnya: perbaikan kondisi eksternal (keluarga, komunitas, organisasi) secara konsisten membutuhkan perubahan internal terlebih dahulu (nilai, kebiasaan, karakter), mengharapkan perbaikan keadaan tanpa kesediaan mengubah pola pikir dan perilaku dari dalam adalah harapan yang tidak realistis; perubahan sejati dimulai dari dalam, bukan menunggu keadaan berubah lebih dulu.