الَّذِينَ عَاهَدْتَ مِنْهُمْ ثُمَّ يَنْقُضُونَ عَهْدَهُمْ فِي كُلِّ مَرَّةٍ وَهُمْ لَا يَتَّقُونَ
Yaitu orang-orang yang engkau mengikat perjanjian dengan mereka, kemudian mereka melanggar perjanjian mereka setiap kali, sedang mereka tidak bertakwa.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- الَّذِينَ عَاهَدْتَ مِنْهُمْ ثُمَّ يَنْقُضُونَ عَهْدَهُمْ فِي كُلِّ مَرَّةٍ وَهُمْ لَا يَتَّقُونَalladziina aahadta minhum tsumma yanquduuna ahdahum fii kulli marratin wa-hum laa yattaquunayaitu orang-orang yang engkau mengikat perjanjian dengan mereka, kemudian mereka melanggar perjanjian mereka setiap kali, sedang mereka tidak bertakwa
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar '-h-d, n-q-d, k-l-l, m-r-r, w-q-y): aahadta diterjemahkan 'mengikat perjanjian' (akar '-h-d); yanquduuna ahdahum diterjemahkan 'melanggar perjanjian mereka' (akar n-q-d). gloss '(Yaitu,)' dibuang.
Aplikasi
Pola yang dikritik bukan pelanggaran janji sesekali, melainkan pelanggaran yang berulang 'setiap kali', sebuah pola konsisten ketidakandalan, bukan kesalahan yang terisolasi. Konkretnya: ada perbedaan penting antara sesekali gagal memenuhi janji (bisa dimaafkan) dan pola konsisten selalu melanggar komitmen (menunjukkan karakter yang tidak bisa diandalkan), mengenali perbedaan pola berulang dari kesalahan terisolasi membantu menilai keandalan seseorang secara lebih akurat.