فَإِمَّا تَثْقَفَنَّهُمْ فِي الْحَرْبِ فَشَرِّدْ بِهِمْ مَنْ خَلْفَهُمْ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ
Maka jika engkau mendapati mereka dalam peperangan, cerai-beraikanlah dengan mereka orang-orang yang di belakang mereka, agar mereka mengambil pelajaran.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَإِمَّا تَثْقَفَنَّهُمْ فِي الْحَرْبِ فَشَرِّدْ بِهِمْ مَنْ خَلْفَهُمْ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَfa-immaa tatsqafannahum fii l-harbi fa-sharrid bihim man khalfahum la'allahum yadzdzakkaruunamaka jika engkau mendapati mereka dalam peperangan, cerai-beraikanlah dengan mereka orang-orang yang di belakang mereka, agar mereka mengambil pelajaran
Aplikasi
Konsekuensi tegas yang dijatuhkan dalam konteks konflik disebutkan bertujuan eksplisit 'agar mereka mengambil pelajaran', bahkan tindakan tegas diarahkan pada tujuan koreksi/pembelajaran, bukan kekejaman untuk kekejaman semata. Konkretnya: konsekuensi tegas yang perlu diberlakukan (dalam konteks apa pun yang menuntutnya) semestinya tetap punya tujuan koreksi yang jelas di baliknya, bukan sekadar kekerasan tanpa tujuan, menjaga kejelasan tujuan pembelajaran di balik konsekuensi tegas membedakannya dari kekejaman semata.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar ts-q-f, h-r-b, sh-r-d, kh-l-f, dz-k-r): tathqafannahum diterjemahkan 'mendapati/menjumpai' (akar ts-q-f); harb diterjemahkan 'peperangan'; sharrid diterjemahkan 'cerai-beraikanlah/halaulah' (akar sh-r-d); yadhdhakkaruun diterjemahkan 'mengambil pelajaran' (akar dz-k-r). gloss '(Nabi Muhammad)/(menumpas)' dibuang.